Polisi Dalami Motif Pembunuh Mozza yang Ditemukan Tinggal Kerangka di Tol Semarang

Polisi Dalami Motif Pembunuh Mozza yang Ditemukan Tinggal Kerangka di Tol Semarang

Nasional | inews | Sabtu, 5 September 2026 - 06:00
share

SEMARANG, iNews.id – Polisi menangkap pria berinisial MPDA (22) pelaku pembunuhan Mozza Axillia Gunarsa (19), gadis asal Bergas, Kabupaten Semarang. Saat ini, polisi mendalami motif keji pelaku membunuh korban dan membuang mayatnya hingga ditemukan tinggal kerangka di jurang Tol Jangli, Semarang.

“Kami masih mendalami motif utama pelaku membunuh korban secara tega dan membuang jasadnya hingga mengering menjadi kerangka,” kata Kasat Reskrim Polres Semarang, AKP Bodia Teja Lelana, Jumat (4/9/2026).

MPDA diketahui pria teman dekat korban yang sempat ditemuinya tiga hari sebelum dinyatakan hilang. Setelah buron sejak membunuh korban pada Juni 2025 lalu, MPDA ditangkap tim gabungan Satreskrim Polres Semarang di rumahnya Kabupaten Blora.

Polisi kemudian melacak keberadaan pelaku yang sempat indekos di daerah Sriwijaya, Kelurahan Tegalsari, Kota Semarang. 

Meski pelaku sudah meninggalkan rumah kos tersebut, penyidik berhasil menggali informasi dari rekan-rekan pelaku. Tim Satreskrim Polres Semarang akhirnya membekuk MPDA tanpa perlawanan di kediamannya di Kabupaten Blora.

AKP Bodia mengungkapkan, MPDA mengakui perbuatan keji tersebut. “Pelaku mengaku telah membunuh Mozza pada 25 Juni 2025, atau tiga hari sebelum orang tua korban resmi membuat laporan kehilangan di kepolisian pada 28 Juni 2025,” katanya, Jumat (4/9/2026).

Pelaku kemudian membungkus jasad korban ke dalam karung dan membuangnya ke lereng Tol Jangli, Tembalang, Kota Semarang. Setahun setelah kejadian tragis tersebut, jasad Mozza akhirnya ditemukan, Jumat (4/9/2026).

Petunjuk keberadaan korban dan terkuaknya tabir pembunuhan ini bermula dari perangkat elektronik korban yang masih terkoneksi dengan media sosial. 

AKP Bodia Teja Lelana menjelaskan, penyelidikan kasus orang hilang ini menemui titik terang setelah orang tua korban memberikan petunjuk baru berupa akun media sosial korban yang masih aktif di suatu perangkat.

"Setahun ini kami melaksanakan penyelidikan terkait orang hilang. Beberapa minggu lalu kami dapat petunjuk baru dari orang tua korban, ada perangkat elektronik yang masih tersambung dengan media sosial korban, dari situ penyelidikan bermula," ujar AKP Bodia Teja Lelana.

Petugas gabungan langsung bergerak ke lokasi pembuangan jasad yang ditunjukkan pelaku pada Jumat siang. Di lokasi tersebut, polisi menemukan karung berisi kerangka manusia utuh beserta barang bukti milik korban.

Kerangka tersebut langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara Semarang untuk pemeriksaan forensik. Secara visual, pihak keluarga meyakini kerangka tersebut adalah Mozza berdasarkan ciri fisik dan barang yang melekat. 

"Keterangan dari orang tua Mozza, identifikasi visual memastikan kerangka itu adalah Mozza dari tambalan gigi, struktur gigi, gigi gingsul, dan jepit rambut yang ditemukan di TKP. Namun secara scientific crime investigation, kami tetap mengambil sampel DNA untuk membandingkannya," kata AKP Bodia.

Topik Menarik