Nenek di Situbondo Kena Peluru Nyasar Senapan Angin, Luka di Lengan dan Dahi
SITUBONDO, iNews.id - Nasib malang menimpa seorang nenek berusia 64 tahun bernama Sa'ami, warga Dusun Campalok, Desa Jatisari, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Nenek tersebut menderita luka parah yang diduga akibat terkena peluru nyasar saat hendak berjalan pulang usai mencari rumput di area persawahan.
Peristiwa pilu ini sempat terekam video pihak keluarga hingga viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, korban terlihat berlumuran darah di bagian kepala sebelah kiri serta lengan kirinya. Ceceran darah segar juga tampak menggenangi tanah di sekitar lokasi kejadian.
Awalnya, korban menduga rasa sakit di tangannya berasal dari pelemparan batu saat melintas di jalan menuju rumah. Namun, sesampainya di rumah, korban menyadari lukanya terus mengeluarkan banyak darah dan segera bercerita kepada sang cucu.
Momen Akrab Prabowo Antar Langsung Kepulangan PM Thailand Anutin di Lanud Halim Perdanakusuma
Setelah diperiksa oleh keluarga, muncul dugaan kuat benda yang mengenai tubuh korban bukanlah batu, melainkan peluru senapan angin. Pihak keluarga langsung membawa Sa'ami ke Puskesmas Arjasa sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Abdoer Rahem Situbondo untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
Saat ini, kondisi Sa'ami masih dalam keadaan sadar dan menjalani perawatan medis. Tim dokter masih memeriksa luka korban karena dugaan adanya proyektil peluru yang tertancap di dalam tubuhnya dan belum berhasil dikeluarkan.
Cucu korban, Supriyadi, menceritakan detik-detik saat mengetahui kondisi sang nenek yang bersimbah darah.
"Saya di rumah, katanya ada yang lempar ternyata tertembak. Nenek saya lagi mau pulang habis mencari rumput," ujarnya.
Supriyadi menambahkan bahwa luka yang dialami neneknya cukup parah dan menembus bagian tubuh tertentu.
"Lukanya di lengan sampai tembus dan di dahi," katanya.
Dia juga menyampaikan dugaan awal penyebab insiden peluru nyasar tersebut.
"Pelaku katanya lagi setting tembak malah kena orang," ucapnya.
Menindaklanjuti kejadian ini, pihak keluarga telah resmi melaporkan kasus tersebut ke aparat kepolisian setempat. Petugas bergerak cepat dan langsung mengamankan seorang terduga pelaku ke Polsek Arjasa beserta barang bukti berupa satu unit senapan angin laras panjang.
Kapolsek Arjasa AKP Iwan Sumantri, membenarkan adanya pengamanan terhadap terduga pelaku guna pemeriksaan lebih lanjut.
"Yang terlibat sudah kami amankan di polsek. Kami masih selidiki untuk mengungkap kejadiannya," kata Kapolsek.
Hingga saat ini, polisi masih terus mendalami keterangan terduga pelaku serta menguji barang bukti senapan angin yang disita. Kepolisian belum memberikan kesimpulan final terkait asal pasti peluru yang melukai korban karena proses penyelidikan masih berjalan.









