Aktivitas Kegempaan Sinabung Kembali Meningkat, PVMBG: Waspadai Lahar Dingin

Aktivitas Kegempaan Sinabung Kembali Meningkat, PVMBG: Waspadai Lahar Dingin

Berita Utama | inews | Jum'at, 4 September 2026 - 15:22
share

KARO, iNews.id – Aktivitas vulkanik Gunung Api Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, masih tinggi. Meski sempat menunjukkan tren penurunan, catatan kegempaan gunung berapi aktif tersebut kembali melonjak dalam beberapa hari terakhir. 

Gunung Sinabung tercatat mengalami erupsi berkelanjutan sejak 31 Agustus lalu, di mana eembusan material vulkanik dan asap tebal hingga kini masih terus berlangsung. 

Berdasarkan hasil pengamatan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung, kolom asap berwarna putih kelabu terpantau membubung tinggi dengan intensitas sedang hingga tebal. 

Embusan asap tersebut mencapai ketinggian berkisar antara 500 hingga 1.000 meter tepat di atas puncak kawah gunung. 

"Aktivitas Gunung Sinabung memang tidak mengalami lonjakan naik yang sangat signifikan, tetapi tren kegempaan kembali mencatatkan kenaikan. Hal ini menandakan bahwa aktivitas di dalam perut gunung masih sangat tinggi," ujar Petugas PVMBG Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung, Armen Putra, Jumat (4/9/2026). 

Menyikapi perkembangan kondisi terkini, PVMBG mengimbau warga setempat maupun wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas apa pun di dalam zona merah yang telah ditetapkan. 

Masyarakat juga diminta untuk selalu menggunakan masker pelindung saat beraktivitas di luar rumah guna menghindari bahaya paparan debu dan abu vulkanik bagi saluran pernapasan.

Selain ancaman erupsi dan abu vulkanik, PVMBG mengingatkan warga di sekitar daerah aliran sungai untuk memperketat kewaspadaan terhadap ancaman bahaya sekunder berupa banjir lahar dingin, mengingat intensitas curah hujan di wilayah Kabupaten Karo saat ini tergolong tinggi. 

"Kami mengimbau masyarakat agar mematuhi rekomendasi untuk tidak memasuk zona bahaya atau zona merah Sinabung. Mengingat curah hujan yang cukup tinggi akhir-akhir ini, warga juga harus ekstra waspada terhadap potensi ancaman banjir lahar dingin," kata Armen.

Topik Menarik