Mentan Amran Siapkan Pompanisasi hingga Benih Tahan Kekeringan untuk Hadapi El Nino

Mentan Amran Siapkan Pompanisasi hingga Benih Tahan Kekeringan untuk Hadapi El Nino

Terkini | inews | Kamis, 3 September 2026 - 02:35
share

JAKARTA, iNews.id - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyebut telah menyiapkan sejumlah langkah mitigasi untuk menghadapi dampak El Nino pada sektor pertanian. Strategi yang disiapkan antara lain pompanisasi, penguatan irigasi, hingga penggunaan benih tahan kekeringan.

Amran mengatakan, berbagai langkah tersebut telah dipersiapkan jauh sebelum dampak El Nino dirasakan. 

"El Nino dampaknya insyaallah kita memitigasi. Kenapa? Kita sudah persiapan jauh sebelumnya. Satu pompanisasi, dua irigasi, tiga kita tingkatkan produksi dua kali lipat seperti ini (dengan PM-AAS) dari lima ton jadi sepuluh ton, enam ton menjadi sebelas ton. Kemudian benih yang benih yang tahan kekeringan," ucap Amran saat kunjungan ke wilayah Subang, Jawa Barat, Rabu (2/9/2026).

Pemerintah, kata Amran, dinilai telah memiliki pengalaman dalam menghadapi kondisi serupa sehingga dampaknya terhadap produksi pangan dapat ditekan.

"Nah itu cara mentekel kan kita sudah punya pengalaman kan? Insyaallah aman," kata dia.

Selain menyiapkan mitigasi El Nino, Amran menyoroti capaian produksi beras nasional hingga saat ini. Dia menyebut, produksi sudah berada di kisaran 31 juta ton dan masih berpotensi bertambah pada bulan-bulan berikutnya.

"Jadi dengan ini semua dengan hitungan tadi produksi sampai Oktober kan, November, Desember tinggal dua bulan kan bener nggak? Kan sudah ada produksi Oktober, itu tinggal dua bulan. Sekarang posisinya sudah kurang lebih tiga puluh juta ton, coba cek di BPS," ujar Amran.

Amran memperkirakan produksi beras nasional dapat kembali mendekati 34 juta ton jika tambahan produksi pada bulan berikutnya sesuai perkiraan.

"Kalau bulan depan anggaplah jelek-jeleknya 1,5-1,5 (juta ton) kembali 34 (ton)," tuturnya.

Topik Menarik