Anggota TNI Dikeroyok Sekelompok Suku Anak Dalam di Jambi saat Patroli Kebun Sawit

Anggota TNI Dikeroyok Sekelompok Suku Anak Dalam di Jambi saat Patroli Kebun Sawit

Terkini | inews | Selasa, 1 September 2026 - 13:27
share

SAROLANGUN, iNews.id – Insiden pengeroyokan menimpa sejumlah prajurit TNI Batalyon TP 896/Serumpun Seko saat menggelar patroli keamanan bersama pihak perusahaan di area Inti 1 PT Sari Aditya Loka (SAL), Desa Bukit Suban, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun, Jambi.

Peristiwa tersebut terjadi ketika petugas keamanan perusahaan bersama anggota TNI mempergoki sekelompok Suku Anak Dalam yang tengah melakukan pencurian buah kelapa sawit milik perusahaan. Saat petugas menegur dan merekam tindakan pencurian tersebut, massa tidak terima hingga memicu adu mulut.

Situasi dengan cepat memanas ketika massa yang diperkirakan berjumlah hingga 56 orang menyerang anggota TNI dan tim patroli. Kelompok tersebut menyerang menggunakan senjata tajam hingga senjata api rakitan, yang mengakibatkan bentrokan di lokasi kejadian.

Keributan tersebut akhirnya berhasil diredam setelah digelar pertemuan mediasi antara pimpinan Batalyon TNI, pemerintah daerah, kepolisian Sarolangun, dan para Temenggung (ketua adat Suku Anak Dalam).

Dari hasil identifikasi awal, kepolisian telah mengantongi 18 nama terduga pelaku yang terlibat dalam tindakan pencurian maupun aksi penganiayaan terhadap prajurit TNI. Pihak kepolisian pun melayangkan ultimatum tegas agar para pelaku segera menyerahkan diri.

"Kami mengimbau dan meminta bantuan para Temenggung agar warga dan anak-anaknya yang sudah kami sampaikan sebanyak 18 nama tolong diserahkan kepada Polres dalam 1x24 jam. Apabila tidak diserahkan, kami akan melakukan pencarian dan penindakan sesuai ketentuan hukum yang berlaku," tegas pihak kepolisian di lokasi.

Meski upaya perdamaian secara adat telah dilakukan, proses hukum atas dugaan tindak pidana pengeroyokan dan pencurian tersebut tetap berjalan di Mapolres Sarolangun.

Topik Menarik