Kabut Asap Bikin Pria Sulit Punya Anak? Dokter Ungkap 3 Cara Mengatasinya

Kabut Asap Bikin Pria Sulit Punya Anak? Dokter Ungkap 3 Cara Mengatasinya

Gaya Hidup | inews | Senin, 31 Agustus 2026 - 11:44
share

JAKARTA, iNews.id - Kabut asap dan polusi udara ternyata tak hanya berdampak pada sistem pernapasan, tetapi juga dapat mengancam kesehatan reproduksi pria. Paparan dalam jangka panjang disebut dapat menurunkan kualitas sperma dan kadar hormon testosteron sehingga berpotensi mengganggu kesuburan.

Dokter Spesialis Andrologi sekaligus influencer kesehatan, dr Jefry Tribowo, mengingatkan pria untuk lebih waspada terhadap dampak paparan kabut asap. Dia menyampaikan hal tersebut melalui unggahan video di akun Instagram miliknya.

"Kabut asap ini sangat jelek banget buat kesehatan reproduksi pria. Karena kalau kita semakin lama terpapar kabut, yang terjadi adalah sperma kita menjadi jelek, testosteron menjadi turun, bahkan kesehatan penis pun menjadi terganggu,” kata dr Jefry, dikutip Sabtu (29/8/2026).

Menurut dr Jefry, kondisi kualitas udara yang buruk perlu diantisipasi, terutama jika paparan berlangsung secara terus-menerus. Dia kemudian membagikan tiga langkah yang dapat dilakukan pria untuk membantu menjaga kesehatan tubuh dan reproduksi.

1. Gunakan Air Purifier di Kamar

Langkah pertama yakni menyediakan air purifier di kamar tidur. Menurut dr Jefry, kabut asap tidak hanya berada di luar rumah, tetapi partikel polusi juga dapat masuk ke dalam ruangan.

"Makanya saran saya sebagai seorang dokter, coba deh kita melakukan tiga tips berikut ini ya. Yang pertama, itu adalah sedia air purifier di kamar. Karena sekarang kabut asap itu bahkan udah keciuman di dalam kamar saat kita mau tidur. Kalau kita punya air purifier, itu mampulah untuk mengurangi dari polusi tersebut,” kata dia.

Penggunaan air purifier menjadi salah satu cara untuk membantu mengurangi polutan di udara dalam ruangan. Selain itu, menjaga kebersihan dan ventilasi ruangan juga penting ketika kondisi udara di luar sedang buruk.

2. Penuhi Kebutuhan Nutrisi

Langkah kedua adalah memperhatikan kebutuhan nutrisi tubuh. Dr Jefry menyarankan konsumsi suplemen dilakukan sesuai kebutuhan, terutama jika seseorang mengalami kekurangan nutrisi tertentu.

"Yang kedua, itu adalah konsumsi suplemen untuk menjaga imunitas. Ada beberapa suplemen ya yang direkomendasikan, terlebih kalau memang kita kekurangan nutrisi tertentu,” kata dr Jefry.

Dia menyebut vitamin D, omega-3, dan magnesium sebagai sejumlah nutrisi yang penting diperhatikan.

"Seperti vitamin D itu sangat penting banget, omega-3, lalu juga magnesium. Sebaiknya kita konsumsi sesuai dengan anjuran dari dokter,” kata dia.

Konsumsi suplemen sebaiknya tidak dilakukan secara sembarangan. Kebutuhan setiap orang dapat berbeda sehingga penggunaannya perlu disesuaikan dengan kondisi tubuh dan anjuran tenaga medis.

3. Tetap Olahraga, tetapi Indoor

Langkah ketiga adalah tetap melakukan aktivitas fisik. Buruknya kualitas udara di luar ruangan bukan alasan untuk sepenuhnya menghentikan olahraga.

dr Jefry menyarankan olahraga dilakukan di dalam ruangan ketika kondisi udara luar sedang tidak sehat. Jenis olahraga yang dapat dilakukan mencakup latihan kekuatan dan aerobik.

"Terakhir yang ketiga, paling penting, itu adalah jangan lupa melakukan olahraga, tetapi sebaiknya indoor di dalam ruangan. Saran saya, kita tetap harus melakukan olahraga kekuatan dan aerobik untuk menjaga kesehatan,” ujar dr Jefry.

Paparan kabut asap memang perlu menjadi perhatian karena kualitas udara dapat memengaruhi kesehatan secara luas. Bagi pria yang mengalami masalah kesuburan atau memiliki kekhawatiran terkait kualitas sperma, pemeriksaan dan konsultasi dengan dokter tetap diperlukan untuk mengetahui penyebab serta penanganan yang tepat.

Topik Menarik