261 Warga Asing dari 23 Negara Hilang di China akibat Banjir Dahsyat, Ini Daftarnya

261 Warga Asing dari 23 Negara Hilang di China akibat Banjir Dahsyat, Ini Daftarnya

Terkini | inews | Senin, 31 Agustus 2026 - 03:05
share

KATHMANDU, iNews.id - Otoritas China mengungkap 546 orang hilang akibat banjir bandang dahsyat yang menerjang negara itu pada 26 Agustus lalu. Dari jumlah tersebut 261 di antaranya adalah warga asing.

Para korban hilang tersebut sedang berada di pos perbatasan China-Nepal, Gyirong, saat banjir disertai tanah longsor menerjang. Mereka masih berada di wilayah otonomi Tibet (Xijang), China, saat kejadian, sehingga dihitung sebagai korban yang berada di negara tersebut.

Kantor berita pemerintah China Xinhua melaporkan, sebanyak 261 warga asing yang hilang berasal dari 23 negara. Perinciannya adalah, 104 warga Nepal, 49 warga India, 33 warga Latvia, 18 warga Amerika Serikat (AS), 15 warga Inggris.

Selain itu, masing-masing 6 warga Kanada dan Australia, 4 dari Afrika Selatan, masing-masing 3 orang dari Malaysia, Jerman, dan Rusia, masing-masing 2 orang dari Irlandia, Estonia, Prancis, Belanda, dan Selandia Baru, serta masing-masing 1 orang dari Kazakhstan, Finlandia, Lituania, Portugal, Ukraina, Spanyol, dan Hongaria.

Otoritas China telah memberi tahu kedutaan besar (kesubes) dan konsulat negara-negara tersebut untuk penanganan lebih lanjut termasuk mengumpulkan sampel DNA untuk identifikasi.

Sementara itu korban tewas akibat banjir bandang di China bertambah menjadi 16 orang.

Di Nepal, jumlah korban tewas bertambah menjadi 788 orang, dengan 2.742 lainnya dinyatakan hilang. Dari jumlah tersebut, 589 di antaranya adalah warga atau turis asing.

Sehingga jumlah total korban tewas dan hilang di Nepal dan China mencapai 804 orang dan hampir 3.300 hilang.

Topik Menarik