Prabowo Dijadwalkan Bertemu Putin di Rusia 3 September, Bahas Apa?
JAKARTA, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin di sela-sela Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Vladivostok, Rusia, pada 3 September 2026. Prabowo menjadi salah satu pemimpin negara yang dijadwalkan hadir dalam forum ekonomi internasional tersebut.
EEF ke-11 berlangsung pada 1-4 September 2026 dengan mengusung tema “Far East: Development for the Benefit of the People”. Informasi mengenai agenda Putin tersebut tercantum dalam situs resmi Kremlin, dikutip Minggu (30/8/2026).
Kremlin menyebut Putin akan melakukan kunjungan kerja ke Distrik Federal Timur Jauh pada 2-3 September untuk menghadiri EEF di Vladivostok.
“Pada 2–3 September, Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin akan melakukan kunjungan kerja ke Distrik Federal Timur Jauh untuk menghadiri Eastern Economic Forum ke-11 di Vladivostok,” demikian pernyataan Kremlin.
Pada 2 September, Putin dijadwalkan menggelar pertemuan untuk membahas pembangunan Distrik Federal Timur Jauh. Dia juga akan menyaksikan presentasi interaktif terkait hasil pembangunan di kawasan tersebut.
Selanjutnya, Putin dijadwalkan mengikuti seremoni melalui konferensi video untuk meresmikan operasional sejumlah perusahaan yang baru dibangun. Dia juga akan menggelar pertemuan kerja secara terpisah dengan Gubernur Primorye Oleg Kozhemyako.
Sementara pada 3 September, agenda utama EEF akan berlangsung, yakni sesi pleno yang dihadiri Putin bersama sejumlah pemimpin dan pejabat negara.
Prabowo dijadwalkan hadir dalam sesi pleno tersebut bersama Perdana Menteri (PM) Mongolia Nyam-Osoryn Uchral, Wakil Presiden Pertama Republik Persatuan Myanmar Nyo Saw, serta Wakil Perdana Menteri Dewan Negara Republik Rakyat China Ding Xuexiang.
“Pada 3 September, sesi pleno — yang menjadi agenda utama forum — akan digelar. Bersama Vladimir Putin, sesi tersebut akan dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Perdana Menteri Mongolia Nyam-Osoryn Uchral, Wakil Presiden Pertama Republik Persatuan Myanmar Nyo Saw, serta Wakil Perdana Menteri Dewan Negara Republik Rakyat China Ding Xuexiang,” tulis Kremlin.
Selain mengikuti sesi pleno, Putin juga dijadwalkan melakukan sejumlah pertemuan bilateral dengan para pemimpin delegasi negara asing yang hadir dalam EEF.
Pertemuan bilateral tersebut membuka peluang bagi Prabowo dan Putin untuk melakukan pembicaraan langsung di sela-sela forum. Namun, Kremlin dalam pernyataannya belum memerinci agenda atau substansi khusus pertemuan bilateral antara kedua pemimpin.
EEF merupakan forum ekonomi tahunan yang mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, dan delegasi dari berbagai negara untuk membahas pengembangan kawasan Timur Jauh Rusia serta kerja sama ekonomi internasional.










