Pemasok Sabu ke Revaldo Terungkap, Ini Identitasnya!
JAKARTA, iNews.id – Polisi selangkah lebih maju dalam mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika yang menjerat aktor Revaldo Fifaldi. Setelah sebelumnya menyatakan memburu pemasok sabu kepada Revaldo, kini polisi mengaku telah mengantongi identitas sosok yang diduga menjadi penyuplai tersebut.
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Nasriadi mengatakan identitas pengedar yang berkomunikasi langsung dengan Revaldo telah diketahui. Polisi kini bergerak untuk menemukan dan menangkapnya.
“Pelaku pengedar narkoba ini telah kami identifikasi, kami telah mengetahui keberadaannya, tinggal saat ini anggota masih bergerak untuk melakukan pencarian, penangkapan terhadap penyuplai narkoba ini,” ujar Nasriadi di kantornya, Rabu (26/8/2026).
Revaldo Pesan Sabu Lewat Ponsel
Dari hasil pemeriksaan, polisi mengungkap cara Revaldo mendapatkan sabu tersebut. Aktor itu memesan narkotika melalui telepon seluler.
Transaksi kemudian dilakukan secara daring. Revaldo membeli sabu seberat setengah gram dengan harga Rp650 ribu.
“RF memesan narkotika ke orang yang akan kita kejar ini dengan cara memesan melalui via online atau via handphone-nya. Dibelilah setengah gram dengan harga Rp650 ribu dan itu ditransfer ke rekening si pelaku ini,” kata Nasriadi.
Menurut polisi, transaksi tersebut dilakukan sebelum Revaldo ditangkap di sebuah apartemen kawasan Bintaro, Tangerang Selatan.
Polisi kini menelusuri keberadaan pemasok tersebut berdasarkan informasi yang diperoleh dari pemeriksaan Revaldo serta transaksi yang dilakukan.
Baru Satu Pemasok yang Teridentifikasi
Nasriadi menyebut sejauh ini polisi baru menemukan satu orang yang berkomunikasi dan bertransaksi langsung dengan Revaldo.
“Yang bersangkutan berkomunikasi dengan satu orang. Karena dia membeli dengan satu orang dan mentransfer tersebut dengan satu orang. Nanti mungkin akan berkembang, mudah-mudahan rekan-rekan mohon doanya kita bisa tangkap dan kita bisa ungkap jaringannya,” tuturnya.
Polisi masih membuka kemungkinan kasus tersebut berkembang setelah pemasok berhasil ditangkap. Penyidik berharap penangkapan itu dapat menjadi pintu masuk untuk mengungkap jaringan narkotika yang lebih luas.
Barang Bukti hingga Xanax Diamankan
Sebelumnya, polisi menangkap Revaldo di sebuah apartemen kawasan Bintaro setelah mendapat informasi masyarakat terkait dugaan transaksi narkotika.
Dalam penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang bukti. Di antaranya plastik klip bekas pakai sabu, bong atau alat isap, pipet, korek api modifikasi, serta obat psikotropika berupa alprazolam dan Xanax.
Polisi juga menyebut hasil tes urine Revaldo positif narkotika dan psikotropika.
Penangkapan tersebut menjadi kali keempat Revaldo tersandung kasus narkotika. Sebelumnya, ia pernah ditangkap pada 2006, kemudian kembali berurusan dengan hukum pada 2010 dan 2023.
Polisi Tunggu Hasil Asesmen
Meski Revaldo memiliki kemungkinan menjalani rehabilitasi, polisi memastikan proses hukum tetap berjalan. Nasriadi mengatakan keputusan mengenai rehabilitasi atau proses pidana akan mempertimbangkan hasil asesmen terhadap Revaldo.
“Kami dari penyidik akan menyampaikan bahwasanya yang bersangkutan ini adalah perbuatan yang berulang menggunakan narkoba. Nanti hasil daripada tim asesmen yang akan menjadi kesimpulan apakah yang bersangkutan akan direhab atau tetap menjalankan pidananya,” pungkas Nasriadi.
Dengan telah dikantonginya identitas pemasok, polisi kini memburu sosok yang disebut menerima transfer Rp650 ribu dari Revaldo untuk pembelian setengah gram sabu tersebut.










