Berat Badan Susah Turun Padahal Sudah Diet dan Rajin Olahraga, Ini Penyebabnya
JAKARTA, iNews.id - Berat badan susah turun padahal sudah diet dan rajin olahraga bisa membuat seseorang merasa frustrasi. Namun, upaya menjaga berat badan tidak hanya ditentukan oleh makanan dan aktivitas fisik, sebab kualitas serta durasi tidur juga memiliki peran penting.
Edukator sekaligus sleep coach Indonesia, Vishal Dasani, mengungkap tidur yang kurang dan tidak restoratif dapat membuat seseorang lebih sulit mengontrol berat badan. Hal itu disampaikan Vishal melalui unggahan video di akun Instagram miliknya.
"Kalau kamu sedang berusaha menjaga berat badan, jangan cuma perhatikan apa yang kamu makan. Coba perhatikan juga bagaimana kamu tidur. Ketika tidur di bawah 6 jam, kurang restoratif, dan terjadi terus-menerus, ada beberapa hal yang bisa berubah," ujar Vishal, dikutip Rabu (26/8/2026).
Menurut Vishal, tidur kurang dari 6 jam secara konsisten dapat memengaruhi sinyal alami tubuh yang berkaitan dengan nafsu makan. Seseorang bisa menjadi lebih mudah lapar dan lebih sulit merasakan kenyang.
"Yang pertama, kita bisa jadi lebih mudah lapar. Terus lebih sulit merasakan kenyang, dan juga keinginan makan makanan yang lebih tinggi kalori atau cravings kita juga bisa meningkat. Di saat yang bersamaan, karena tubuh terasa lelah, kita juga cenderung lebih mager dan lebih sedikit bergerak," ujar dia.
Kondisi tersebut dapat menjadi tantangan tersendiri bagi orang yang sedang berusaha menurunkan berat badan. Di satu sisi, rasa lapar dan keinginan menyantap makanan berkalori tinggi meningkat, sementara di sisi lain tubuh cenderung lebih malas bergerak akibat kelelahan.
Jika kondisi itu berlangsung terus-menerus, seseorang dapat lebih mudah mengonsumsi makanan melebihi kebutuhan energi tubuh. Pada akhirnya, kondisi tersebut dapat menyebabkan kalori surplus yang menghambat upaya menjaga atau menurunkan berat badan.
"Nah, coba kita gabungkan semuanya: lebih lapar, lebih susah kenyang, cravings meningkat, lebih sedikit bergerak. Kondisi ini membuat kita lebih mudah makan melebihi kebutuhan tubuh dan akhirnya masuk ke dalam kondisi kalori surplus," tambah Vishal.
Meski demikian, Vishal mengingatkan kurang tidur tidak otomatis membuat berat badan langsung naik. Hubungannya lebih bersifat tidak langsung karena gangguan tidur dapat menciptakan kondisi yang membuat pengaturan pola makan dan aktivitas fisik menjadi lebih sulit.
"Jadi bukan berarti kurang tidur otomatis bikin berat badan naik. Tapi kalau kualitas tidur terus bermasalah, menjaga berat badan memang bisa menjadi lebih sulit," katanya.
Karena itu, selain mengatur pola makan dan rutin berolahraga, memperbaiki kualitas tidur juga penting bagi seseorang yang sedang berusaha menjaga berat badan. Tidur yang cukup dan restoratif dapat membantu tubuh menjalankan fungsi pemulihan sekaligus mendukung kebiasaan hidup yang lebih sehat.









