Mantan Drummer AC/DC Chris Slade Putuskan Pensiun, Stroke Jadi Alasannya!
JAKARTA, iNews.id – Kabar mengejutkan datang dari dunia musik rock. Mantan drummer AC/DC, Chris Slade, memutuskan untuk mengakhiri perjalanan panjangnya sebagai pemain drum profesional di usia 79 tahun.
Keputusan tersebut disampaikan Chris Slade melalui sebuah video yang diunggah pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Dalam pengumumannya, ia mengatakan keputusan pensiun diambil karena faktor usia serta kondisi kesehatan yang semakin membatasi kemampuannya untuk terus bermain drum.
"Dengan berat hati saya mengumumkan pensiun saya dari bermain drum," ujar Chris Slade dalam video tersebut, dikutip Selasa (25/8/2026).
Slade mengungkapkan bahwa dirinya kini sudah mendekati usia 80 tahun. Ia juga mengenang perjalanan panjangnya di dunia musik yang dimulai sejak masih berusia 16 tahun ketika menjadi drummer penyanyi asal Wales, Tom Jones.
"Saya hampir 80 tahun. Saya sudah bermain drum secara profesional sejak usia 16 tahun bersama Tom Jones. Saya sudah menjalani perjalanan yang baik," kata Slade.
Dampak Stroke Semakin Memburuk
Salah satu alasan utama Chris Slade memilih mengakhiri kariernya adalah kondisi kesehatan akibat stroke yang pernah dialaminya sekitar tujuh tahun lalu.
Slade menyebut stroke tersebut tergolong kecil ketika terjadi. Namun, ia mengatakan dampaknya semakin memburuk dari waktu ke waktu hingga akhirnya mengganggu kemampuannya untuk terus bermain drum.
"Saya mengalami stroke, seperti yang mungkin sudah Anda ketahui, sekitar tujuh tahun lalu. Stroke kecil, tetapi kondisinya semakin memburuk," ungkapnya.
Kondisi tersebut membuat Slade harus menerima kenyataan bahwa dirinya tidak lagi bisa melanjutkan aktivitas bermusik seperti yang diinginkannya.
Ia bahkan mengaku iri kepada sejumlah musisi senior seperti The Rolling Stones dan Paul McCartney yang masih dapat beraktivitas di dunia musik hingga usia 80-an.
Slade sebenarnya berharap dapat melakukan hal serupa. Namun, kondisi kesehatannya membuat harapan tersebut sulit diwujudkan.
"Saya sangat iri kepada orang-orang seperti The Rolling Stones atau Paul McCartney yang terus tampil hingga usia 80-an. Saya ingin melakukan itu, tetapi sepertinya saya tidak bisa," tuturnya.
Sempat Cedera Tulang Rusuk
Sebelum mengumumkan pensiun, kondisi fisik Chris Slade juga sempat menjadi perhatian setelah dirinya mengalami insiden yang membuatnya harus membatalkan penampilan.
Pada Juli 2026, bandnya, The Chris Slade Timeline, mengumumkan pembatalan penampilan di Brudstock Festival setelah Slade terjatuh dan mengalami cedera pada bagian tulang rusuk.
Cedera tersebut bahkan membuatnya harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.
Insiden itu menjadi salah satu gambaran bahwa kondisi fisik Slade memang mulai membatasi aktivitasnya sebagai musisi yang selama puluhan tahun terbiasa tampil di atas panggung.
Perjalanan Panjang Bersama AC/DC
Nama Chris Slade paling dikenal setelah dirinya bergabung dengan AC/DC pada 1989. Ia menggantikan Simon Wright dan menjadi drummer AC/DC pada salah satu periode penting dalam perjalanan band rock tersebut.
Slade bermain dalam album The Razors Edge yang dirilis pada 1990. Album tersebut melahirkan sejumlah lagu populer AC/DC, termasuk 'Thunderstruck' dan 'Moneytalks'.
Ia kemudian meninggalkan AC/DC pada 1994 setelah Phil Rudd kembali ke posisi drummer.
Namun, perjalanan Slade bersama AC/DC belum sepenuhnya berakhir. Ia kembali bergabung dengan band tersebut pada 2015 ketika Phil Rudd tidak dapat menjalankan tugasnya sebagai drummer.
Dengan demikian, Chris Slade memiliki dua periode bersama AC/DC, yakni pada 1989–1994 dan kembali pada 2015–2016.
Karier Lebih dari Enam Dekade
Sebelum dan sesudah bersama AC/DC, Chris Slade telah bekerja dengan banyak musisi ternama. Ia memulai karier profesionalnya bersama Tom Jones ketika masih berusia 16 tahun.
Sepanjang kariernya, Slade juga pernah bermain bersama Manfred Mann's Earth Band, The Firm, David Gilmour, dan sejumlah musisi lainnya.
Pada 2012, ia membentuk The Chris Slade Timeline, band yang menjadi wadah untuk merayakan perjalanan panjangnya sebagai drummer.
Kini, setelah lebih dari enam dekade berada di balik perangkat drum, Slade memilih untuk mengakhiri aktivitas tersebut.
Meski pensiun dari drum, Slade tidak sepenuhnya menutup komunikasi dengan para penggemarnya. Ia mengatakan The Chris Slade Timeline masih akan membagikan sejumlah konten melalui Facebook dari waktu ke waktu.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para penggemar dan anggota band yang telah mendukung perjalanan kariernya selama ini.
Bagi penggemar AC/DC, keputusan tersebut sekaligus menandai berakhirnya salah satu babak panjang perjalanan seorang drummer yang pernah berada di balik dentuman lagu 'Thunderstruck'.









