SEMMI Tolak Demo Warga Pati di Gedung DPR, Sebut Berpotensi Pecah Belah Persatuan Bangsa
JAKARTA, iNews.id - Pengurus Pusat Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PP SEMMI) menolak aksi yang akan digelar Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di depan Gedung DPR, Jakarta Pusat pada Kamis 27 Agustus 2026 mendatang. SEMMI menilai aksi tersebut berpotensi memecah belah bangsa.
"Pengurus Pusat Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia menolak seruan aksi AMPB di depan gedung DPR yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 Agustus 2026 jika tidak memiliki legitimasi yang mewakili bangsa Indonesia dalam menjunjung tinggi etika moral demokrasi, karena rentan terprovokasi dan berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa," ujar Ketua Umum PP SEMMI, Zulhadi Ariza di Jakarta, Selasa (25/8/2026).
Sikap tersebut disampaikan Zulhadi bersama puluhan mahasiswa yang juga tergabung dalam PP SEMMI. Ada lima poin pernyataan yang disampaikan.
Pertama, PP SEMMI mengajak seluruh elemen masyarakat menjalankan demokrasi senantiasa mengedepankan dialog yang santun dan damai, dibuktikan melalui kedewasaan berdemokrasi di Indonesia dengan menjunjung tinggi cara-cara konstitusional dan bermartabat.
Kedua, menjunjung tinggi etika moral dan demokrasi bermartabat. Ketiga, PP SEMMI menyerukan seluruh pemuda dan masyarakat luas bersama-sama menjaga marwah dan kehormatan simbol-simbol kedaulatan negara serta menolak upaya provokasi elemen mengatasnamakan rakyat yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa dan negara.
Keempat, PP SEMMI menolak segala bentuk kegiatan penyampaian pendapat yang berpotensi melanggar ketentuan hukum, mengganggu aktivitas masyarakat luas, atau merusak fasilitas publik yang merupakan aset bersama bangsa.
"Menyeru AMPB dalam menyampaikan aspirasi hendaknya dilakukan penuh tanggung jawab moral dan etika terhadap demokrasi bangsa dan negara," kata Zulhadi.
Kelima, menyerukan solidaritas kemanusiaan untuk Sumatera, Kalimantan dan Nusa Tenggara Timur yang sedang terdampak bencana di tengah dinamika sosial yang terjadi saat ini.
"Mari kita bahu-membahu menyatukan kekuatan gotong royong dan mengulurkan bantuan nyata untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak agar lekas pulih dan bangkit kembali demi terwujudnya persatuan dan kesatuan bangsa," kata Zulhadi.
Sebelumnya diberitakan, Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) bakal menggelar demonstrasi di DPR pada Kamis 27 Agustus 2026. Sebagian telah tiba di depan Gerbang Utama Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat sejak Jumat (21/8/2026) lalu.
Tuntutan yang dibawa di antaranya pengesahan perampasan aset koruptor hingga hukuman mati koruptor.










