Karhutla Gambut Meluas di Pelalawan, Sekolah di 10 Kecamatan Diliburkan
PELALAWAN, iNews.id - Kebakaran lahan gambut di Kabupaten Pelalawan, Riau, terus meluas dan memicu kabut asap tebal. Kondisi tersebut membuat pemerintah daerah meliburkan sekolah di 10 dari 12 kecamatan serta menyiapkan ribuan masker untuk warga.
Bupati Pelalawan Haji Zukri Misran meninjau langsung lokasi kebakaran di Desa Rantau Baru, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Senin (24/8/2026). Kebakaran yang terjadi sejak Minggu (23/8/2026) siang itu telah menghanguskan sekitar 200 hektare lahan gambut dalam waktu sehari.
Kobaran api cepat meluas karena lahan yang terbakar merupakan kawasan gambut. Kondisi tersebut diperparah dengan keterbatasan personel dan sulitnya mendapatkan sumber air untuk pemadaman.
Secara keseluruhan, luas lahan gambut yang terbakar di Kabupaten Pelalawan telah mencapai sekitar 1.000 hektare. Kecamatan Kerumutan menjadi wilayah dengan luasan kebakaran terbesar, yakni hampir 800 hektare.
Meluasnya kebakaran berdampak pada kualitas udara. Kabut asap semakin tebal sehingga pemerintah daerah mengambil langkah untuk mengurangi risiko terhadap kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak sekolah.
Pemerintah Kabupaten Pelalawan meliburkan kegiatan belajar mengajar di 10 kecamatan. Kebijakan tersebut mencakup hampir seluruh wilayah kecamatan di Pelalawan yang berjumlah 12 kecamatan.
"Kalau ditotal yang terbakar di Pelalawan hampir 1.000 hektatare kebakaran hutan dan lahan. Sekolah diliburkan karena asap sudah sangat pekat sehingga bisa mengganggu kesehatan anak-anak," ujar Zukri di lokasi.
Selain meliburkan sekolah, pemerintah daerah juga menyiapkan ribuan masker untuk dibagikan kepada masyarakat. Masker tersebut direncanakan mulai disalurkan dalam satu hingga dua hari ke depan.
Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan mencatat peningkatan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) sejak kabut asap mulai muncul dalam beberapa hari terakhir. Jumlah pasien ISPA dilaporkan telah melonjak hingga lebih dari 500 orang.
Pemerintah daerah masih melakukan penanganan kebakaran dan pemantauan kondisi udara. Upaya pemadaman terus dilakukan untuk mencegah kebakaran lahan gambut semakin meluas dan menekan dampak kabut asap terhadap masyarakat.










