Kabut Asap Karhutla Kepung Banjar Kalsel, 5 Anak Dirawat akibat ISPA
BANJAR, iNews.id - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) membuat lima anak harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Ratu Zalecha Martapura di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel). Mereka rata-rata mengalami Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat kondisi udara yang memburuk.
Kelima pasien yang mayoritas masih anak-anak itu kini mendapat penanganan intensif dari tim medis. Mereka mengalami sejumlah keluhan seperti demam serta batuk pilek.
Dokter Umum Ruang Anak RS Ratu Zalecha Martapura, Dokter Ika Lestari, mengatakan pasien yang dirawat bukan hanya mengalami ISPA, tetapi juga memiliki penyakit penyerta sehingga membuat kondisi mereka lebih berat.
"Saat ini ada lima pasien yang dirawat. Bukan hanya ISPA saja tapi ada penyerta lainnya, rata-rata anak-anak," ujarnya, Senin (24/8/2026).
Dokter Ika menjelaskan, sejak awal Agustus 2026, terdapat sekitar 10 pasien yang masuk akibat terdampak ISPA. Sebagian pasien sudah diperbolehkan pulang setelah kondisi kesehatannya membaik.
Masalah Perampasan Aset Tindak Pidana
Saat ini, masih tersisa lima pasien anak yang menjalani perawatan di rumah sakit.
"Gejala demam dan batuk pilek. Yang parah karena ada penyerta, apalagi dengan kondisi kabut asap ini," katanya.
Selain pasien rawat inap, jumlah warga yang datang berobat akibat keluhan ISPA di Rumah Sakit Ratu Zalecha Martapura mencapai 27 orang. Sebagian pasien hanya menjalani pengobatan rawat jalan.
Kondisi kabut asap yang menyelimuti wilayah Kabupaten Banjar menjadi salah satu faktor yang memperburuk gangguan pernapasan warga, terutama kelompok rentan seperti anak-anak.
Paparan asap dalam waktu lama dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, khususnya pada anak-anak dan warga yang memiliki penyakit penyerta. Masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kualitas udara memburuk. Warga juga disarankan menggunakan masker saat berada di area yang terdampak kabut asap.









