RI Gandeng Lembaga Konservasi India Bangun 10 Rumah Sakit Bergerak untuk Satwa Liar
JAKARTA, iNews.id - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menggandeng Vantara dan Fauna Land Group untuk memperkuat kesehatan satwa liar dan konservasi in situ di Indonesia. Adapun, Vantara merupakan pusat penyelamatan, rehabilitasi, dan konservasi satwa liar raksasa di Jamnagar, Gujarat dengan salah satu rumah sakit gajah tercanggih di dunia.
Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengatakan, kerja sama ini mencakup penguatan fasilitas kesehatan satwa, peningkatan kapasitas tenaga ahli, serta dukungan peralatan dan teknologi.
Dia memastikan konservasi satwa liar merupakan tanggung jawab bersama. Menurutnya, kerja sama tersebut akan memperkuat infrastruktur dan kapasitas Indonesia dalam menangani satwa liar.
“Konservasi satwa liar pada akhirnya merupakan tanggung jawab kita bersama, dan kita harus memastikan bahwa Indonesia memiliki fasilitas, keahlian, dan sumber daya untuk merawat satwa liar di mana pun mereka membutuhkan,” kata Raja Juli dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (24/8/2026).
Raja Juli menegaskan, seluruh fasilitas dan program yang dikembangkan melalui kerja sama tersebut akan tetap dimiliki, dioperasikan, dan dikelola oleh Pemerintah Indonesia serta otoritas terkait.
“Melalui kemitraan ini, kita memperkuat infrastruktur kesehatan satwa liar dan konservasi yang kita miliki, dengan Vantara memberikan dukungan berupa pengalaman, keahlian, dan sumber daya,” ujarnya.
Salah satu program utama dalam kerja sama ini adalah penyediaan 10 Rumah Sakit Satwa Bergerak (Hospitals on Wheels). Fasilitas tersebut akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan kesehatan satwa liar di habitat alaminya di berbagai wilayah Indonesia.
Selain itu, Rumah Sakit Gajah Way Kambas akan ditingkatkan menjadi Elephant Treatment and Care Centre yang dilengkapi peralatan, perangkat, dan teknologi canggih.
Kerja sama juga mencakup pelatihan dan peningkatan kapasitas bagi perawat gajah, dokter hewan, serta pejabat yang terlibat dalam pengelolaan satwa liar.
Vantara akan memberikan keahlian veteriner, dukungan teknis, bantuan infrastruktur, serta program peningkatan kapasitas dengan bekerja sama dengan pemerintah, lembaga nasional terkait, dan Fauna Land.
Special Director, Compliance & Due Diligence Vantara, Ajit Kulkarni menuturkan, pihaknya berkomitmen mendukung Indonesia dalam menjaga keanekaragaman hayati.
“Indonesia merupakan rumah bagi salah satu keanekaragaman hayati paling luar biasa di dunia, dan merupakan suatu kehormatan bagi Vantara untuk mendukung Indonesia dalam melindungi kekayaan alam ini bagi generasi mendatang,” ujar Ajit.
Menurutnya, Vantara memiliki pengalaman dalam kesehatan satwa liar, perawatan veteriner, pemeliharaan satwa, dan konservasi yang dapat dibagikan melalui kemitraan dengan Indonesia.
Kerja sama Indonesia dan Vantara merupakan bagian dari implementasi Memorandum of Understanding (MoU) yang sebelumnya telah disepakati. Ruang lingkupnya meliputi kesehatan satwa liar dan perawatan veteriner, konservasi in situ dan ex situ, kesejahteraan satwa, pembiakan konservasi, rehabilitasi, hingga pelepasliaran kembali ke alam atau rewilding.
Program tersebut juga menjadi bagian dari perluasan keterlibatan konservasi internasional Vantara. Organisasi yang didirikan Anant Ambani, Direktur Eksekutif Reliance Industries Limited, itu akan membawa pengalaman yang dikembangkan di fasilitasnya di Jamnagar, Gujarat, India, untuk mendukung program kesehatan satwa liar dan konservasi in situ di Indonesia.
Sementara itu, Fauna Land akan menjadi salah satu mitra dalam pelaksanaan kerja sama tersebut. Organisasi ini selama ini bergerak dalam bidang konservasi satwa liar, kesejahteraan satwa, dan perlindungan keanekaragaman hayati Indonesia.
Pemerintah Indonesia dan Vantara selanjutnya akan mengembangkan bidang kerja sama sesuai dengan prioritas konservasi nasional, peraturan perundang-undangan, serta kebijakan yang berlaku.










