Juventus dan AC Milan Buka Musim dengan Kemenangan, Vicario Jadi Tumbal

Juventus dan AC Milan Buka Musim dengan Kemenangan, Vicario Jadi Tumbal

Olahraga | inews | Senin, 24 Agustus 2026 - 05:02
share

TURIN, iNews.id - Juventus dan AC Milan sama-sama mengawali Serie A 2026/2027 dengan kemenangan. Si Nyonya Tua menundukkan Frosinone 1-0 dan Rossoneri mengalahkan Torino 2-1.

Juventus membawa pulang tiga poin dari Stadion Benito Stirpe pada Minggu (23/8/2026) malam WIB, sedangkan Milan meraih kemenangan di Stadio Olimpico Grande Torino pada Senin (24/8/2026) dini hari WIB.

Juventus langsung mencoba mengambil kendali permainan saat menghadapi Frosinone. Percobaan pertama Si Nyonya Tua datang pada menit keenam melalui Randal Kolo Muani. Penyerang tersebut melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, tetapi bola masih mampu diamankan kiper Frosinone, Lorenzo Palmisani.

Tekanan Juventus akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-22. Gleison Bremer membuka keunggulan melalui sundulan setelah menyambut umpan sepak pojok. Bola hasil tandukan Bremer tidak mampu dihentikan Palmisani sehingga Juventus unggul 1-0.

Frosinone hampir memberikan respons pada menit ke-39. Gabriele Bracaglia melepaskan tembakan keras yang masih mampu ditepis Guillermo Vicario. Bola muntah kemudian mengarah kepada Giorgi Kvernadze, tetapi peluang tersebut gagal dimanfaatkan dengan baik.

Dua menit berselang, Juventus kembali menciptakan dua kesempatan beruntun. Pierre Kalulu dan Kenan Yildiz sama-sama mencoba mencetak gol, tetapi kedua percobaan tersebut masih dapat dibendung Palmisani.

Memasuki babak kedua, Juventus semakin sering menekan pertahanan Frosinone. Beberapa tembakan dilepaskan pasukan Luciano Spalletti, tetapi belum ada yang berhasil menambah keunggulan. Frosinone pun kesulitan membangun serangan dan lebih banyak mengandalkan skema serangan balik.

Drama justru terjadi menjelang pertandingan berakhir. Juventus harus kehilangan Vicario pada masa injury time setelah kiper tersebut mengalami cedera. Vicario kemudian digantikan Mattia Perin. Juventus tetap mampu mempertahankan keunggulan 1-0 hingga peluit panjang dan membawa pulang tiga poin.

AC Milan Juga Berpesta di Turin

Pada pertandingan lainnya, AC Milan tampil dominan saat menghadapi Torino. Rossoneri mencatat 59 persen penguasaan bola dan melepaskan 19 tembakan dengan empat di antaranya tepat sasaran. Torino hanya menghasilkan delapan tembakan dan satu yang mengarah ke gawang.

Lini depan Milan yang diisi Goncalo Ramos, Ruben Loftus-Cheek, dan Alphadjo Cisse membuat pertahanan Torino bekerja keras. Tim tuan rumah juga kesulitan mengembangkan permainan, bahkan tidak banyak memiliki kesempatan untuk melancarkan serangan balik.

Meski dominan, Milan gagal mencetak gol pada babak pertama. Kebuntuan baru pecah setelah jeda ketika Alphadjo Cisse mencatatkan namanya di papan skor. Pemain muda tersebut meneruskan umpan Adrien Rabiot untuk membawa Milan unggul 1-0 atas Torino.

Dua menit kemudian, Rabiot ikut mencetak gol. Gelandang tersebut memanfaatkan umpan Samuel Chukwueze untuk menggandakan keunggulan Milan menjadi 2-0. Rossoneri tetap menjaga tekanan meski sudah unggul dua gol.

Torino baru menunjukkan perlawanan lebih kuat pada 15 menit terakhir pertandingan. Sejumlah peluang mulai diciptakan, termasuk melalui Alieu Njie yang nyaris memperkecil ketertinggalan setelah tembakannya mengenai mistar gawang.

Gol Torino akhirnya hadir pada menit-menit akhir melalui Che Adams. Dia berhasil membobol gawang Mike Maignan sekaligus mengubah skor menjadi 1-2. Namun, gol tersebut tidak cukup untuk menyelamatkan Torino dari kekalahan.

Milan akhirnya mempertahankan keunggulan hingga pertandingan selesai. Kemenangan 2-1 atas Torino membuat Rossoneri langsung mengantongi tiga poin pada laga perdana Serie A 2026/2027 dan menempati papan atas klasemen. Torino harus memulai musim dari papan bawah.

Dengan hasil tersebut, Juventus dan AC Milan sama-sama mengawali kompetisi dengan kemenangan. Juventus mendapatkan tiga poin penting dari Frosinone, tetapi harus menghadapi perhatian terhadap kondisi Vicario, sedangkan Milan tampil dominan sebelum akhirnya menang 2-1 setelah Torino memberikan tekanan pada fase akhir pertandingan.

Topik Menarik