IHSG Sepekan Menguat 1,93 Persen, Kapitalisasi Pasar Naik Jadi Rp11.449 Triliun
JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG selama sepekan menguat 1,93 persen. Indeks saham ditutup di level 6.525,690, naik dari posisi 6.401,888 pada penutupan perdagangan pekan sebelumnya.
Sekretaris Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Kautsar Primadi Nurahmad mengatakan, penguatan IHSG turut diikuti peningkatan sejumlah indikator aktivitas perdagangan di pasar saham.
“IHSG mengalami peningkatan 1,93 persen sehingga ditutup pada level 6.525,690 dari posisi 6.401,888 pada pekan sebelumnya,” kata Kautsar dalam keterangannya dikutip, Minggu (23/8/2026).
Peningkatan paling signifikan terjadi pada rata-rata volume transaksi harian. BEI mencatat volume transaksi pada perdagangan 18-21 Agustus 2026 naik 47,90 persen menjadi 50,30 miliar lembar saham dari sebelumnya 34,01 miliar lembar saham.
Sementara itu, rata-rata frekuensi transaksi harian meningkat 5,52 persen menjadi 2,21 juta kali transaksi. Pada pekan sebelumnya, rata-rata frekuensi transaksi tercatat sebanyak 2,09 juta kali.
Rata-rata nilai transaksi harian juga mengalami kenaikan sebesar 2,36 persen menjadi Rp15,57 triliun dari sebelumnya Rp15,21 triliun.
Penguatan IHSG dan meningkatnya aktivitas perdagangan turut mengerek kapitalisasi pasar BEI. Kapitalisasi pasar naik 1,83 persen menjadi Rp11.449 triliun dari Rp11.243 triliun pada pekan sebelumnya.
Di tengah penguatan pasar saham, investor asing mencatatkan aksi beli bersih atau net buy sebesar Rp974,58 miliar pada penutupan perdagangan akhir pekan.
Meski demikian, posisi tersebut belum menghapus tekanan jual investor asing sepanjang 2026. Secara akumulatif, investor asing masih membukukan net sell sebesar Rp70,64 triliun sepanjang tahun berjalan.
Kondisi tersebut menunjukkan adanya aksi beli asing pada akhir pekan ini, meski secara kumulatif aliran dana asing di pasar saham Indonesia masih berada dalam posisi jual bersih.










