Terungkap Ruben Onsu Alami Kerugian Hampir Rp100 Miliar, Kuasa Hukum: Aset Digelapkan

Terungkap Ruben Onsu Alami Kerugian Hampir Rp100 Miliar, Kuasa Hukum: Aset Digelapkan

Terkini | inews | Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:45
share

JAKARTA, iNews.id - Ruben Onsu disebut mengalami kerugian hampir Rp100 miliar akibat dugaan penggelapan sejumlah aset oleh karyawan yang dipercaya. Kondisi tersebut disebut turut memengaruhi kemampuan Ruben dalam menyelesaikan persoalan finansial senilai Rp3,5 miliar yang kini tengah dihadapinya.

Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, mengungkapkan persoalan finansial yang dialami kliennya tidak berdiri sendiri. Sebelumnya, Ruben disebut mengalami kerugian besar setelah sejumlah aset diduga digelapkan dan dijual oleh karyawan kepercayaannya.

“Ruben bilang bahwa dia yakin bahwa dia dengan pertolongan Tuhan dan juga doa dari teman-teman semuanya, dalam waktu dekat dia bisa menyelesaikan masalah ini,” kata Minola.

Menurut Minola, nilai kerugian yang dialami Ruben akibat persoalan tersebut jika ditotal hampir mencapai Rp100 miliar. Kerugian itu kemudian berdampak pada kondisi keuangan Ruben, sementara kewajiban finansial tetap berjalan.

Selain itu, sejumlah aset Ruben disebut belum dapat digunakan secara leluasa karena masih tersangkut berbagai persoalan. Kondisi tersebut membuat Ruben membutuhkan waktu untuk menyelesaikan kewajiban yang kini menjadi persoalan hukum.

Sementara itu, terkait persoalan uang Rp3,5 miliar, Minola menjelaskan dana tersebut berdasarkan cerita Ruben kepadanya pada awalnya merupakan pinjaman, bukan investasi.

“Kalau investasi kan berarti kan Ruben menyuntikkan anggaran, kan begitu ya. Tapi ini kan kerja sama. Kalau menurut cerita Ruben ke saya kan ini kerja sama. Jadi memang niatnya pinjam uang gitu lho,” kata Minola.

Setelah uang diberikan, sempat muncul pembicaraan untuk mengubah hubungan tersebut menjadi kerja sama. Ruben disebut akan menggunakan dana tersebut untuk kepentingan perusahaan dalam bentuk kerja sama yang saling menguntungkan.

“Pinjam uang, kemudian pinjaman itu dikasih, tapi kemudian ada ide bagaimana kalau kerja sama, Ruben digunakan untuk kepentingan perusahaan itu yang saling menguntungkan, dan kemudian akan ada imbalan,” ujarnya.

Namun, kerja sama tersebut tidak berlanjut karena pihak yang memberikan pinjaman memilih menghentikannya. Setelah kerja sama tidak diteruskan, menurut versi Ruben, yang tersisa adalah kewajiban berupa utang.

“Tapi kemudian kerja sama ini tidak diteruskan ya, atas keinginan oleh pihak yang meminjamkan uang itu, maka yang tinggal tentu kan hanya kewajiban hutang,” kata Minola.

Persoalan tersebut kemudian berkembang hingga muncul tudingan investasi, penipuan dan penggelapan terhadap Ruben dengan nilai sekitar Rp3,5 miliar. Meski demikian, Ruben disebut tidak ingin memperdebatkan persoalan tersebut.

Minola mengatakan Ruben justru berkomitmen untuk menyelesaikan kewajiban yang menjadi persoalan. Dia juga disebut berharap persoalan tersebut dapat segera diselesaikan.

“Ruben menyampaikan ke Abang, dalam waktu dekat dia akan berusaha untuk menyelesaikan masalah ini,” ujar Minola.

Ruben juga disebut tidak ingin melibatkan Minola dalam mengurus persoalan finansial tersebut. Dia meminta Minola tetap fokus menangani perkara hak asuh anak yang sedang berjalan.

Topik Menarik