Polisi Imbau Massa Tak Gelar Demo di Bundaran HI-Sudirman, Ini Alasannya

Polisi Imbau Massa Tak Gelar Demo di Bundaran HI-Sudirman, Ini Alasannya

Berita Utama | inews | Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:36
share

JAKARTA, iNews.id - Polda Metro Jaya mengimbau kelompok massa tidak menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Bundaran HI hingga Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa (18/8/2026). Polisi menilai kawasan tersebut merupakan pusat perekonomian sekaligus aktivitas masyarakat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan Bundaran HI, Patung Kuda, Semanggi hingga Sudirman menjadi kawasan penting di Jakarta karena terdapat pusat perbelanjaan, perhotelan, hingga moda transportasi.

"Kita sama-sama mengetahui bahwa Bundaran HI, Patung Kuda, Semanggi, Sudirman ini merupakan center of gravity yang ada di wilayah Jakarta. Pusat perekonomian, perhotelan internasional, pusat kegiatan aktivitas masyarakat, di mana pusat perbelanjaan, moda transportasi," kata Budi kepada wartawan, Selasa (18/8/2026).

Menurut Budi, penggunaan kawasan tersebut untuk aksi dapat berdampak terhadap aktivitas masyarakat. Polisi meminta massa mempertimbangkan kepentingan publik dalam menyampaikan aspirasi.

"Apabila tempat-tempat ini dijadikan tempat penyampaian aspirasi akan mengganggu kegiatan masyarakat lainnya. Kita harus membangun empati, kita harus berpikir bahwa kegiatan aktivitas masyarakatnya juga hal yang penting," ujar dia.

Polda Metro Jaya bersama Kodam Jaya juga menyarankan massa memilih sejumlah lokasi lain untuk menyampaikan aspirasi. Budi menegaskan kehadiran aparat bertujuan menjaga keamanan aksi.

"Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya menyarankan dan menganjurkan ada di beberapa titik dalam penyampaian aspirasi sehingga ini bisa berjalan dengan aman dan tertib. Kehadiran petugas TNI dan Polri ini mengawal, menjaga, bukan membatasi ruang-ruang publik," sambung dia.

Pihaknya memastikan tetap mengawal masyarakat yang menyampaikan aspirasi. Massa juga diminta mengikuti ketentuan yang berlaku selama aksi.

"Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya sangat mengapresiasi bagi masyarakat, elemen masyarakat yang ingin melakukan kegiatan penyampaian aspirasi di muka publik. Dengan adanya pemberitahuan, maka kami akan mempersiapkan personel dalam pelaksanaan kegiatan-kegiatan," jelasnya.

Semetara itu, sebanyak 9.242 personel dikerahkan untuk pengamanan di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Personel tersebut disiapkan untuk mengamankan 31 aksi unjuk rasa dan 16 kegiatan masyarakat.

BEM Universitas Indonesia (UI) dijadwalkan menggelar aksi bertajuk #MerebutKemerdekaan di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa membawa delapan tuntutan kepada pemerintah. Isinya antara lain pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), serta pelaksanaan reforma agraria sejati.

BEM UI juga menuntut penurunan harga kebutuhan pokok dan bahan bakar minyak (BBM), evaluasi total Proyek Strategis Nasional (PSN), serta penghentian program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Topik Menarik