Pelatih Bangladesh Terang-terangan Sebut Timnas Indonesia Lebih Kuat, tapi Yakin Menang
DHAKA, iNews.id - Pelatih Bangladesh Thomas Dooley mengakui Timnas Indonesia berada di level yang lebih tinggi menjelang pertemuan kedua tim di FIFA ASEAN Cup 2026. Meski demikian, Dooley menegaskan Bangladesh tidak akan datang dengan mental menyerah.
Bangladesh dijadwalkan menghadapi Timnas Indonesia di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Kedua tim tergabung dalam grup yang juga dihuni Singapura dan Malaysia.
Perbedaan kekuatan kedua tim terlihat dari posisi mereka di ranking FIFA. Bangladesh saat ini berada di peringkat 181 dunia, sedangkan Timnas Indonesia 118.
Dooley tidak menutup mata dengan kualitas Indonesia dan tim-tim lain yang akan dihadapi Bangladesh. Dia justru menilai pertandingan melawan lawan dengan level lebih tinggi dapat menjadi kesempatan penting bagi anak asuhnya untuk berkembang.
"Mereka berada di atas kami, tim-tim yang sangat kuat. Melawan mereka, Anda bisa mengetahui kesalahan apa yang kami lakukan dan kami bisa belajar dari kesalahan tersebut," kata Dooley dikutip dari Daily Sun.
Bangladesh Tak Mau Jadi Pelengkap
Meski mengakui status Bangladesh sebagai tim yang tidak diunggulkan, Dooley tetap membuka peluang bagi pasukannya untuk membuat kejutan. Dia menilai pertandingan sepak bola tidak bisa dimenangi hanya berdasarkan perbedaan peringkat atau kualitas di atas kertas.
"Ada kemungkinan kami sebenarnya bisa mengalahkan mereka. Kalau tidak, untuk apa kami bermain?" ujarnya.
Dooley juga tidak ingin status underdog justru menjadi beban bagi para pemain Bangladesh. Menurut dia, posisi tersebut dapat mengurangi tekanan sekaligus memberikan keuntungan psikologis ketika timnya menghadapi lawan-lawan yang lebih kuat.
"Semua orang perlu memahami kami adalah tim yang tidak diunggulkan, tidak ada keraguan soal itu. Itu terkadang membantu kami," tuturnya.
Bangladesh sendiri masuk ke FIFA ASEAN Cup 2026 bukan sebagai peserta awal. Mereka mendapatkan kesempatan tampil setelah India mengundurkan diri dari turnamen tersebut.
Kesempatan itu kemudian dimanfaatkan Dooley sebagai bagian dari persiapan Bangladesh menuju SAFF Championship. Pelatih tersebut ingin pertandingan melawan tim-tim kuat memberikan pengalaman berharga bagi skuadnya sebelum menghadapi target utama di kawasan Asia Selatan.
SAFF Championship memiliki nilai khusus bagi Bangladesh. Mereka sudah menunggu selama 23 tahun untuk kembali mengangkat trofi turnamen tersebut.
Karena itu, persiapan menjadi perhatian besar Dooley. FIFA ASEAN Cup 2026 dapat menjadi ajang untuk menguji kualitas sekaligus mengukur sejauh mana Bangladesh mampu bersaing ketika berhadapan dengan tim-tim yang memiliki level lebih tinggi.
FIFA ASEAN Cup 2026 dijadwalkan dimulai pada 24 September 2026. Pertandingan Grup A divisi satu yang mempertemukan Indonesia, Bangladesh, Singapura, dan Malaysia akan berlangsung di Indonesia.










