4 Aturan Baru Premier League 2026/2027: Pemain Lelet Kena Hukuman
LONDON, iNews.id - Premier League menerapkan empat perubahan aturan besar pada musim 2026/2027, termasuk hukuman baru bagi pemain yang menjalani perawatan cedera dan pemain yang terlalu lama meninggalkan lapangan.
Musim baru Premier League dijadwalkan dimulai pada Jumat (21/8/2026). Arsenal sebagai juara bertahan akan membuka kompetisi dengan menjamu Coventry City yang berstatus juara Championship musim lalu.
Menjelang kompetisi dimulai, Premier League mengadopsi sejumlah pendekatan baru yang sebelumnya juga digunakan dalam sepak bola internasional. Perubahan tersebut menyasar cedera, restart permainan, pergantian pemain, serta penggunaan Video Assistant Referee atau VAR.
Menariknya, Premier League memastikan jeda hidrasi tidak menjadi bagian dari perubahan aturan musim 2026/2027. Fokus utama justru diarahkan untuk mengurangi pemborosan waktu dan membuat pertandingan berjalan lebih efektif.
4 Aturan Baru Premier League
1. Pemain cedera wajib keluar minimal satu menit
Pemain yang mendapatkan perawatan atau pemeriksaan cedera di dalam lapangan kini wajib meninggalkan lapangan setidaknya selama satu menit sebelum bisa kembali bermain.
Durasi tersebut meningkat dari aturan sebelumnya yang hanya menetapkan 30 detik. Premier League menerapkan perubahan ini untuk mengurangi potensi pemain menggunakan alasan cedera sebagai cara membuang waktu.
Aturan tersebut diharapkan membuat pertandingan berjalan lebih cepat sekaligus mengurangi gangguan akibat pemain yang berulang kali terjatuh dan mendapatkan perawatan di lapangan.
2. Batas lima detik untuk restart
Premier League juga memperkenalkan hitungan mundur lima detik untuk situasi tertentu yang dianggap sengaja ditunda, terutama lemparan ke dalam dan tendangan gawang.
Jika batas waktu terlewati saat melakukan lemparan ke dalam, hak restart akan diberikan kepada tim lawan. Untuk tendangan gawang, konsekuensinya lebih berat karena tim lawan akan mendapatkan sepak pojok.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Premier League menekan praktik membuang waktu dan menjaga tempo pertandingan tetap tinggi.
3. Pemain hanya punya 10 detik untuk keluar
Perubahan berikutnya berkaitan dengan pergantian pemain. Pemain yang ditarik keluar memiliki waktu maksimal 10 detik untuk meninggalkan lapangan.
Jika melewati batas tersebut, pemain pengganti tidak langsung diperbolehkan masuk. Dia baru bisa memasuki pertandingan pada penghentian permainan pertama setelah satu menit berlalu.
Aturan tersebut ditujukan untuk mencegah pemain sengaja berjalan lambat ketika diganti demi menghabiskan waktu pertandingan.
4. VAR bisa meninjau kartu kuning kedua
Perubahan besar lainnya menyangkut VAR. Teknologi tersebut kini dapat melakukan peninjauan ketika wasit memberikan kartu kuning kedua yang langsung membuat seorang pemain menerima kartu merah.
Peninjauan hanya berlaku ketika kartu kuning kedua benar-benar diberikan, bukan untuk situasi ketika wasit baru berpotensi memberikan kartu kuning kedua.
Kebijakan tersebut bertujuan menghindari sebuah tim kehilangan pemain akibat keputusan kartu kuning kedua yang ternyata keliru.
Prinsip Sepak Bola dan Fokus Wasit
Selain empat aturan baru, Premier League juga memperbarui "Premier League Football Principles". Pedoman tersebut dibuat agar suporter lebih memahami pendekatan wasit dalam mengambil keputusan sekaligus meningkatkan pengalaman menonton di stadion.
Premier League akan mempertahankan ambang tinggi dalam menghukum pelanggaran. Tidak setiap kontak akan dianggap sebagai pelanggaran, tetapi keselamatan pemain tetap menjadi perhatian utama.
Penggunaan VAR juga akan memiliki ambang intervensi tinggi. Keputusan wasit tetap berlaku kecuali VAR menilai berdasarkan bukti yang tersedia terdapat kesalahan jelas dan nyata.
Premier League juga ingin membuat penggunaan VAR lebih efisien, termasuk melalui peningkatan teknologi offside semiotomatis untuk mengurangi waktu tunggu. Pengalaman penggunaan VAR di stadion juga akan terus diperhatikan.
Selain itu, otoritas Premier League akan memperkuat langkah untuk mengurangi pemborosan waktu dan taktik yang mengganggu jalannya pertandingan. Perilaku pemain serta anggota staf di lapangan dan area teknis juga akan mendapat perhatian lebih besar.
Mario Aji dan Veda Ega Tebar Ancaman di MotoGP Mandalika 2026, Siap Bikin Bangga Indonesia!
Sementara itu, dalam "Refereeing Points of Emphasis", wasit diminta menerapkan pendekatan "lebih sedikit lebih baik" dalam menghukum handball. Wasit juga akan meningkatkan pengawasan terhadap pelanggaran berupa aksi menahan pemain.
Kontak terhadap penjaga gawang ketika pemain menyerang dinilai mengganggu kemampuan kiper bergerak menuju bola juga akan menjadi perhatian lebih besar. Untuk aksi menarik rambut, wasit akan menerapkan panduan baru secara proporsional.
Wasit juga diminta tetap tegas terhadap tindakan yang bertujuan menipu pengadil pertandingan, termasuk simulasi dan tindakan berlebihan untuk mendapatkan keuntungan.
Dengan rangkaian perubahan tersebut, Premier League musim 2026/2027 akan menghadirkan sejumlah penyesuaian yang langsung berdampak pada pemain, pelatih, wasit, hingga suporter. Pengurangan waktu terbuang dan penggunaan VAR yang lebih efisien menjadi dua fokus utama sebelum kompetisi resmi bergulir.










