Marc Cucurella Dicemooh Fans Jerman saat Debut Real Madrid, Luka Euro 2024 Belum Sembuh
GELSENKIRCHEN, iNews.id - Marc Cucurella mendapat sambutan buruk saat menjalani debut bersama Real Madrid melawan Schalke di Jerman. Fans tuan rumah masih mengingat kontroversi handball pada Euro 2024.
Cucurella baru saja bergabung dengan Real Madrid setelah klub raksasa Spanyol tersebut membayar sekitar 51 juta poundsterling untuk mendatangkannya dari Chelsea. Bek kiri asal Spanyol itu direkrut menjelang Piala Dunia dan kemudian tampil sebagai salah satu pemain penting dalam perjalanan Spanyol menjuarai turnamen tersebut.
Setelah mendapat waktu istirahat, Cucurella bergabung dengan rekan-rekan barunya di Madrid. Dia kemudian mendapatkan kesempatan tampil untuk pertama kalinya ketika Los Blancos menghadapi Schalke 04 dalam pertandingan persahabatan di Arena AufSchalke, Gelsenkirchen.
Namun, debut tersebut tidak berjalan seperti yang diharapkan. Rekaman yang beredar memperlihatkan Cucurella mendapat siulan dan cemoohan setiap kali menyentuh bola dari sebagian penonton di stadion.
Mario Aji dan Veda Ega Tebar Ancaman di MotoGP Mandalika 2026, Siap Bikin Bangga Indonesia!
Cucurella hanya bermain selama 29 menit setelah masuk dari bangku cadangan. Dalam pertandingan tersebut, Real Madrid menang 3-0 melalui gol Kylian Mbappe, Dean Huijsen, dan Carlos Espi.
Tidak ada aksi Cucurella dalam pertandingan yang secara langsung memicu cemoohan tersebut. Reaksi penonton lebih berkaitan dengan insiden yang terjadi saat Euro 2024 ketika Spanyol menghadapi Jerman.
Kontroversi Cucurella di Euro 2024
Pertandingan perempat final Euro 2024 berlangsung di Stuttgart. Spanyol harus bermain hingga babak tambahan waktu sebelum Mikel Merino mencetak gol pada menit ke-119 untuk membawa La Furia Roja ke semifinal.
Namun, sebelum gol penentu tersebut, Cucurella terlibat dalam insiden kontroversial yang membuat publik Jerman marah. Tembakan Jamal Musiala yang mengarah ke gawang Unai Simon mengenai tangan Cucurella di dalam kotak penalti.
Wasit tidak memberikan hadiah penalti untuk Jerman. Keputusan tersebut langsung memicu protes dari kubu tuan rumah karena insiden tersebut terjadi dalam situasi penting pertandingan.
Penjelasan mengenai keputusan tersebut kemudian menyebut posisi tangan Cucurella menjadi pertimbangan. "Lengannya dekat dengan sisi tubuh, sebagian besar mengarah ke bawah atau vertikal, dan/atau berada di belakang garis tubuh."
Meski keputusan tersebut sudah memiliki penjelasan, suporter Jerman tetap tidak melupakan insiden tersebut. Cucurella bahkan kembali mendapat cemoohan ketika Spanyol menghadapi Prancis di semifinal Euro 2024.
Setelah pertandingan melawan Jerman, Cucurella merespons reaksi penonton dengan santai.
"Ini adalah hal-hal yang terjadi, saya tidak bisa disalahkan atas apa pun. Saya tidak tahu apa yang ingin mereka capai dengan itu, tetapi memang seperti itu," kata Cucurella.
Menariknya, cemoohan terhadap Cucurella tidak berhenti setelah Euro 2024 berakhir. Ketika Spanyol menghadapi Portugal pada final Nations League 2025 di Allianz Arena, Munich, bek kiri tersebut kembali mendapat siulan dari penonton.
Kini, dua tahun setelah kontroversi Euro 2024, kejadian serupa kembali terjadi ketika Cucurella tampil di Gelsenkirchen. Statusnya sebagai pemain baru Real Madrid ternyata tidak membuat fans Jerman melupakan insiden tersebut.
Meski mendapat sambutan negatif, Cucurella memilih tidak mempermasalahkannya. Dia justru menilai debut bersama Real Madrid memberikan pengalaman positif menjelang dimulainya musim baru.
"Saya sangat bahagia. Saya pikir ini pertandingan yang bagus dari semua pemain, dan ini hasil terakhir kami sebelum memulai liga. Ini menit-menit pertama saya. Penantiannya cukup lama, saya sedang menemukan ritme permainan dan tidak sabar untuk memulai liga," ujar Cucurella.
Kemenangan 3-0 atas Schalke 04 menjadi modal Real Madrid sebelum memasuki musim 2026/2027. Di bawah pelatih Jose Mourinho, Los Blancos sedang memasuki era baru dengan sejumlah perubahan besar dalam skuad.
Yan Diomande menjadi salah satu rekrutan termahal. Selain itu, Denzel Dumfries, Ibrahima Konate, Bernardo Silva, dan Cucurella ikut memberikan wajah baru bagi skuad Madrid.
Bagi Cucurella, perhatian utama kini bukan lagi cemoohan fans Jerman, melainkan persiapan bersama Real Madrid untuk menghadapi musim baru. Debutnya memang diwarnai siulan, tetapi bek berusia 28 tahun itu memilih fokus membangun ritme sebelum kompetisi resmi dimulai.










