Pesta Rakyat di Istana, Es Krim Legendaris Ragusa Langsung Habis Diserbu Warga
JAKARTA, iNews.id - Sejumlah kuliner legendaris turut memeriahkan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2026). Salah satunya es krim legendaris Ragusa yang telah berdiri sejak 1930.
Bahkan, es krim Ragusa langsung habis atau ludes diserbu pengunjung.
Kehadiran kuliner legendaris tersebut disambut antusias masyarakat yang hadir dalam perayaan HUT ke-81 RI. Selain es krim Ragusa, masyarakat juga dapat menikmati beragam makanan tradisional, seperti rujak juhi, bakso, pempek Palembang, bakwan Malang, nasi goreng, bakmi Jawa, hingga kerak telor.
Tak hanya itu, tersedia pula beragam jajanan dan minuman tradisional, di antaranya es goyang, es podeng, dan es dawet.
Salah satu kuliner yang menarik perhatian masyarakat adalah es krim Ragusa. Virginia Indri dari pihak Ragusa Ice Cream mengatakan pihaknya menyediakan 700 scoop es krim untuk pesta rakyat di Istana Merdeka.
Virginia mengatakan, kehadiran Ragusa dalam pesta rakyat HUT RI di Istana Merdeka tahun ini merupakan kali kedua. Sebelumnya, Ragusa juga mendapat pesanan untuk perayaan serupa pada 2025.
Menurut Virginia, pesanan tersebut bermula ketika perwakilan Istana datang langsung ke toko Ragusa untuk memesan es krim yang akan dibagikan kepada masyarakat dalam Pesta Rakyat.
“Oh memang waktu itu datang ada yang dari perwakilan Istana yang datang ke toko sih, memang mau order aja untuk pesta rakyatnya kan. Jadi memang dipesan untuk dibagi-bagi untuk ke rakyat-rakyat,” katanya.
Virginia berharap perayaan kemerdekaan dapat menjadi momentum bagi Indonesia untuk terus berkembang dan masyarakat tetap menjaga persatuan.
“Ya semuanya rakyat biar bisa merdeka dan bisa memiliki kesempatannya masing-masing untuk bisa berjuang lebih baik lagi ke depannya, untuk punya kehidupan yang lebih baik lagi ke depannya,” ujar Virginia.
Adapun harga satu scoop es krim Ragusa dipatok Rp20.000. Dengan pesanan sebanyak 700 scoop, nilai pesanan es krim untuk pesta rakyat tersebut mencapai Rp14 juta.
Virginia memastikan, pemerintah membayar pesanan sesuai harga tersebut.
“Sesuai dengan orderannya yang 700 tadi sih,” ujarnya.










