PDIP Bangun Kantor di Samosir, Pesan Megawati: Jangan Sampai Megah tapi Berjarak dengan Rakyat

PDIP Bangun Kantor di Samosir, Pesan Megawati: Jangan Sampai Megah tapi Berjarak dengan Rakyat

Terkini | inews | Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:46
share

JAKARTA, iNews.id - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) membangun Kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di Samosir, Sumatera Utara, Sabtu (15/8/2026). Peletakan batu pertama dilakukan Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto dan Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat serta Ketua DPD PDIP Sumut, Rapidin Simbolon secara bergantian.

Hasto mengatakan pembangunan fisik kompleks kantor DPC Samosir dirancang mencakup gedung utama, aula pertemuan, hingga patung Bung Karno. Kantor ditargetkan rampung pada Januari 2027 mendatang.

Ketua Umum PDIP Megawati Sukarnoputri turut menitipkan pesan agar kantor partai tidak boleh dibangun sekadar jadi gedung yang elitis dari sisi fisik.

"Setiap saya datang ke Samosir ini, Ibu Megawati selalu menitipkan pesan bahwa ini adalah bumi yang membentuk peradaban dunia. Karena itu, ketika kita membangun kantor DPC PDI Perjuangan ini, fungsinya bukan sekadar rumah untuk konsolidasi politik, rekrutmen, atau kaderisasi," kata Hasto.

Lebih dari itu, menurutnya kantor partai harus menjadi pusat pengorganisasian dan pembelaan rakyat. Hasto mengingatkan kembali kekuasaan sejati yang dipelopori Proklamator, Soekarno yakni berpihak pada rakyat yang tertindas.

"Jangan sampai kantor partai megah tetapi berjarak dengan rakyat. Kantor ini harus menjadi tempat rakyat yang diperlakukan tidak adil datang dan menemukan perlindungan," kata Hasto.

Menurutnya, kantor tersebut perlu menjadi ruang untuk berdiskusi, meningkatkan literasi, serta membangun gagasan mengenai masa depan daerah dan bangsa.

"Sejarah telah membuktikan bahwa pemimpin-pemimpin besar seperti Bung Karno dan Bung Hatta tidak lahir dari kemewahan. Mereka lahir dari rakyat kebanyakan yang bergumul langsung dengan penderitaan, kemiskinan, dan ketidakadilan, namun terus menggembleng diri dengan banyak membaca buku dan berdiskusi," kata Hasto.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Hasto didampingi Tim Hukum Johannes Oberlin Tobing, serta Juru Bicara PDIP Aryo Seno Bagaskoro dan Mohamad Guntur Romli.

Topik Menarik