Longsor Tambang Emas Ilegal di Pohuwato, 5 Penambang Meninggal, 1 Selamat

Longsor Tambang Emas Ilegal di Pohuwato, 5 Penambang Meninggal, 1 Selamat

Terkini | inews | Jum'at, 14 Agustus 2026 - 14:31
share

GORONTALO, iNews.id — Tragedi memilukan menimpa para pekerja di kawasan pertambangan emas tanpa izin (PETI) di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo. Tebing di area tambang mendadak longsor dan menimbun para penambang yang sedang beraktivitas, mengakibatkan lima orang meninggal dunia dan satu orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

Insiden bermula saat tebing tinggi di lokasi pertambangan tiba-tiba bergeser dan ambrol. Material tanah dalam jumlah besar langsung merobohkan dan menimbun sejumlah pekerja yang berada tepat di bawahnya.

Kondisi medan yang terjal dan sulit dijangkau kendaraan menjadi kendala utama bagi tim SAR serta petugas dalam melakukan proses pencarian dan evakuasi para korban.

Berdasarkan keterangan pemerintah desa setempat, para warga biasanya mulai beraktivitas di area tambang sejak pagi hingga sore. Namun, khusus bagi para korban, aktivitas menambang dilakukan pada malam hari usai melaksanakan ibadah salat Isya. Meski menyadari lokasi tersebut rawan bencana dan sangat berbahaya, warga tetap memaksakan diri bekerja demi memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga.

Proses evakuasi darurat terus dilakukan hingga malam hari. Empat korban tewas sempat dilarikan ke Rumah Sakit Panua Pohuwato untuk penanganan medis sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Tangis histeris keluarga pecah saat jenazah tiba di rumah duka dan ketika proses pemakaman berlangsung di TPU keluarga. Duka kian terasa lantaran salah satu korban tewas teridentifikasi masih berstatus sebagai mahasiswa.

Saat ini, aparat kepolisian masih berada di tempat kejadian perkara (TKP) untuk terus melakukan identifikasi dan menyisir lokasi guna memastikannya tidak ada korban lain yang masih tertimbun material tanah.

Topik Menarik