Suriah Kutuk Kolombia yang Akui Dataran Tinggi Golan Milik Israel

Suriah Kutuk Kolombia yang Akui Dataran Tinggi Golan Milik Israel

Terkini | inews | Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:01
share

DAMASKUS, iNews.id - Pemerintah Suriah mengecam keras langkah Kolombia yang mengakui Dataran Tinggi Golan sebagai milik Israel. Suriah menyebut langkah tersebut sebagai pelanggaran terhadap hukum internasional dan resolusi PBB.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Suriah mengutuk deklarasi Kolombia yang diumumkan pada Senin (10/8/2026), yang isinya mengakui kedaulatan Israel atas Golan.

Israel berdalih berhak merebut Dataran Tinggi Golan atas alasan keamanan padahal jelas-jelas melanggar hukum internasional.

Kemlu Suriah menegaskan, Dataran Tinggi Golan merupakan bagian tak terpisahkan dari Suriah seraya menyebut sikap Kolombia melanggar Piagam PBB, prinsip ketidakabsahan perolehan wilayah melalui kekerasan, serta Resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor 497 Tahun 1981.

Selain itu Suriah merujuk pada sikap Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres yang menegaskan Golan adalah wilayah Suriah dan PBB mengakuinya sebagai bagian dari Suriah.

Selain itu dukungan internasional terhadap sikap Suriah mengenai Golan terus mendapat banyak dukungan.

Berdasarkan resolusi Majelis Umum PBB berjudul "Golan Suriah", dukungan naik dari 97 negara pada 2024 menjadi 123 pada 2025.

Pernyataan itu juga mengecam serangan dan penerobosan oleh Israel ke wilayah Suriah serta menyerukan kepada berbagai negara dan organisasi internasional untuk menjunjung tinggi hukum internasional dan resolusi PBB. 

Suriah akan terus menempuh jalur diplomatik dan hukum untuk mempertahankan kedaulatan, integritas wilayah, dan hak-haknya, serta berupaya memulihkan wilayah-wilayahnya yang dicaplok Israel.

Topik Menarik