Kronologi Pramugari Bus Transjatim Tewas Kecelakaan, Dibonceng Pacar Menuju Tempat Kerja

Kronologi Pramugari Bus Transjatim Tewas Kecelakaan, Dibonceng Pacar Menuju Tempat Kerja

Nasional | inews | Rabu, 12 Agustus 2026 - 04:20
share

SURABAYA, iNews.id - Kecelakaan maut menewaskan pramugari Bus Transjatim di Jalan Nasional Bypass, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Jawa Timur, Selasa (11/8/2026) pagi. Korban tewas setelah sepeda motor yang ditumpanginya bersama sang kekasih menabrak bagian belakang truk dalam perjalanan menuju tempat kerja.

Korban bernama Ikrimatus Zahronisa Kusuma berusia 20 tahun, warga Desa Sedengan Mijen, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo. Saat kecelakaan terjadi, korban dibonceng pacarnya yang juga diketahui bekerja di Transjatim.

Kecelakaan terjadi saat korban dan pacarnya melaju dari arah Surabaya menuju Jombang. Keduanya berangkat menggunakan sepeda motor untuk menuju tempat kerja.

Saat melintas di Jalan Nasional Bypass, sepeda motor yang dikendarai pacar korban berada di belakang truk. Pengendara kemudian diduga hendak menyalip truk tersebut.

Jarak sepeda motor dengan truk yang terlalu dekat membuat kecelakaan tidak dapat dihindari. Pacar korban berhasil menghindari benturan, tetapi korban yang dibonceng tidak sempat menghindar.

Korban kemudian membentur bagian belakang truk dan terluka parah di kepala hingga tewas. "Pengendara bisa menghindar, namun yang dibonceng atas nama IZK itu tidak bisa menghindar sehingga tertumbuk pintu belakang truk," ujar Kanit Gakkum Polres Mojokerto Kota Iptu Sujito.

Warga dan relawan yang tiba di lokasi menemukan korban sudah tergeletak di tengah jalan. Sementara itu, pacar korban yang selamat mengalami syok setelah mengetahui korban yang diboncengnya tewas mengenaskan.

Truk yang diduga terlibat dalam kecelakaan tersebut langsung meninggalkan lokasi dan melaju ke arah Jombang. Polisi masih mengejar kendaraan tersebut untuk mengetahui identitas serta keterlibatannya dalam kecelakaan.

Tim relawan bersama PMI Kota Mojokerto kemudian mengevakuasi jenazah korban. Jenazah dibawa ke Rumah Sakit Dokter Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto, untuk menjalani autopsi.

Unit Gakkum Polres Mojokerto Kota langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Polisi juga memeriksa sejumlah saksi mata dan mengamankan sepeda motor korban ke Mapolres Mojokerto Kota.

Diduga kecelakaan terjadi karena pengendara sepeda motor kurang berkonsentrasi saat terdapat kendaraan di depannya. Namun, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan.

"Informasi terakhir bahwa kedua korban, pengendara maupun yang dibonceng itu bekerja di Transjatim," ucapnya.

Polisi kini masih mengumpulkan keterangan saksi dan bukti di lokasi kejadian. Penyelidikan juga dilakukan untuk mengidentifikasi dan menemukan truk yang diduga terlibat dalam kecelakaan maut tersebut.

Topik Menarik