Gempa M7,4 Kolombia, 48 Orang Tewas Banyak Korban Terjebak di Reruntuhan Bangunan

Gempa M7,4 Kolombia, 48 Orang Tewas Banyak Korban Terjebak di Reruntuhan Bangunan

Terkini | inews | Selasa, 11 Agustus 2026 - 00:17
share

BOGOTA, iNews.id - Gempa bumi dahsyat bermagnitudo 7,4 yang mengguncang Kolombia, Senin (10/8/2026) pagi waktu setempat, sejauh ini menewaskan setidaknya 48 orang. Banyak korban yang masih terjebak di bawah reruntuhan bangunan. 

Tim SAR berpacu dengan waktu untuk mengevakuasi para korban dari puluhan bangunan yang runtuh di beberapa kota Kolombia.

Berdasarkan laporan awal, 18 orang tewas di Kota Pereira, sementara 2 orang lainnya tewas di Kota Manizales.

"Situasinya kritis," ujar Wali Kota Pereira, Mauricio Salazar, seperti dikutip dari Reuters.

Wali Kota Manizales, Jorge Eduardo Rojas, mendapat laporan awal mengenai dua korban tewas di kotanya. Upaya pencarian dan penyelamatan korban masih berlangsung. 

Otoritas Kota Quibdo mengonfirmasi satu orang tewas. 

Wali Kota Cali, Alejandro Eder, mengatakan laporan awal mengungkap setidaknya 25 bangunan di kotanya ambruk. Pejabat setempat juga mengonfirmasi  27 orang tewas di Valle de Cauca, wilayah tempat Cali berada.

Lembaga geologi Kolombia dan Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mencatat kekuatan gempa M7,4 bertitik pusat 6 km sebelah timur Kota San Jose del Palmar dengan kedalaman 107 km.

Sebelumnya lembaga geologi Kolombia mencatat kekuatan gempa M6,6 namun dimutakhirkan.

Pejabat Kolombia menegaskan gempa yang juga dirasakan di Ekuador, Panama, dan Venezuela itu tidak berpotensi tsunami.

Sementara itu beberapa stasiun televisi menunjukkan video memperlihatkan bangunan-bangunan runtuh akibat kuatnya guncangan.

Rekaman lain memperlihatkan beberapa bangunan dengan bagian depan (fasad) yang terlepas akibat guncangan gempa. 

“Tidak ada listrik ataupun sinyal telepon seluler. Gempanya kuat, benar-benar kuat. Barang-barang di rumah saya sampai berjatuhan,” ujar Martha Estrada (66), warga Eje Cafetero.

Topik Menarik