Tak Hanya Pizza, Chef Juna Sebut Keju Kini Jadi Andalan Kuliner Nusantara

Tak Hanya Pizza, Chef Juna Sebut Keju Kini Jadi Andalan Kuliner Nusantara

Travel | inews | Jum'at, 7 Agustus 2026 - 14:40
share

JAKARTA, iNews.id – Keju tak lagi identik dengan pizza, pasta, atau makanan 'western'. Dalam beberapa tahun terakhir, keju justru semakin sering hadir sebagai pelengkap aneka kuliner Nusantara.

Hal itu bisa dilihat dari martabak, roti, hingga berbagai hidangan gurih dan pencuci mulut yang sudah menggunakan keju sebagai pelengkap rasa.

Fenomena ini turut disoroti Chef Juna Rorimpandey. Menurutnya, penggunaan keju pada makanan khas Indonesia bukan lagi sekadar tren sesaat, melainkan sudah menjadi bagian dari perkembangan dunia kuliner yang terus berinovasi.

Chef Juna mengatakan keju memiliki karakter rasa yang fleksibell, sehingga dapat dipadukan dengan berbagai jenis masakan.

Chef Juna menjelaskan istimewanya keju untuk masakan Indonesia. (Foto: Istimewa)

"(Keju) Bukan untuk Nusantara saja, tapi untuk semua jenis hidangan. Baik itu savory maupun dessert. Sekarang banyak makanan gurih juga menggunakan keju, apalagi untuk dessert atau baking, itu sudah tidak perlu diragukan lagi," kata Chef Juna di sela pengumuman para pemenang program WINCheez Berbagi Kebaikan Volume 2 di Bandung, Jawa Barat, belum lama ini.

Chef Juna menilai keju tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap rasa, tetapi juga mampu memberikan tekstur yang lebih kaya pada makanan. Karena itulah, berbagai kreasi kuliner lokal kini semakin sering memanfaatkan keju sebagai salah satu bahan utama maupun topping.

Chef Juna bahkan menyebut keju cheddar olahan produksi Indonesia kini sudah mampu bersaing dari sisi kualitas.

Menurut Chef Juna, keju juga sudah menjadi bagian dari kebiasaan masyarakat Indonesia sehari-hari. Tidak hanya digunakan di restoran atau kafe, tetapi juga mudah ditemukan dalam berbagai makanan rumahan hingga jajanan kaki lima.

Salah satu contohnya adalah martabak manis yang di beberapa daerah memiliki nama berbeda. Dia menceritakan pengalamannya saat bepergian bersama keluarga yang tetap memilih camilan dengan tambahan keju.

"Saya habis kerja di Kalimantan, anak-anak mau ngemil di hotel malam-malam, kami pesan martabak. Sampai anak-anak bilang harus pakai WINCheez," tuturnya.

Chef Juna juga menyinggung kuliner khas Makassar yang dikenal dengan nama terang bulan. Menurutnya, penggunaan keju pada makanan tersebut sudah menjadi hal yang umum.

Tak hanya untuk makanan tradisional, Chef Juna menilai perkembangan produk keju saat ini juga membuat masyarakat semakin leluasa berkreasi di rumah. Hadirnya varian seperti keju oles (spreadable) memungkinkan keju dipadukan dengan berbagai jenis roti modern, termasuk bagel.

Selain memberikan cita rasa yang lebih gurih dan creamy, keju juga dikenal sebagai salah satu sumber nutrisi yang mengandung protein, kalsium, serta berbagai vitamin dan mineral. Tak heran jika penggunaannya pada berbagai hidangan semakin diminati masyarakat.

Lebih lanjut, Board of Director PT Bangun Rasaguna Lestari, Nakim Hardja, mengatakan "Dalam dunia bakery dan pastry, ada dua kategori yang paling diminati, yaitu cokelat dan keju, dan saat ini seiring perkembangan zaman dan meningkatnya edukasi, keju menjadi semakin dominan."

Nakim menerangkan, dulu keju terkesan sebagai produk yang mahal atau eksklusif. Tapi sekarang, keju justru sangat diminati dan sangat fleksibel.

"Artinya, keju bisa dipadukan dengan berbagai jenis masakan maupun kue. Produk ini disukai semua kalangan, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa," tambah Nakim.

Jadi, apakah Anda termasuk orang yang suka masakan atau kue yang ditambahkan keju? 

Topik Menarik