Adik Almarhum Yurizal Si Pasien BPJS Buka Suara usai Dokter dan Nakes Minta Maaf

Adik Almarhum Yurizal Si Pasien BPJS Buka Suara usai Dokter dan Nakes Minta Maaf

Gaya Hidup | inews | Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:30
share

JAKARTA, iNews.id – Di tengah derasnya kritik terhadap dokter dan tenaga kesehatan (nakes) yang melontarkan komentar bernada sinis kepada pasien BPJS Kesehatan Yurizal Tri Chaerawan, keluarga almarhum akhirnya angkat bicara. Adik Yurizal, Maulidya Yusthika Chaerani, merespons permintaan maaf yang disampaikan tenaga kesehatan, Widhiyarini Pangestika.

Respons tersebut disampaikan Maulidya melalui kolom komentar di Threads. Alih-alih membalas dengan kemarahan, dia mengapresiasi itikad baik Widhiyarini yang telah meminta maaf secara terbuka.

Seperti apa pernyataan pihak keluarga pasien BPJS Yurizal usai para dokter dan nakes meminta maaf? Simak ulasan selengkapnya. 

Adik Yurizal Si Pasien BPJS Akhirnya Angkat Bicara 

"Waalaikumussalam, hallo ka @widhiyarini saya adiknya almarhum @yurizaltrich dan segenap keluarga berterima kasih sudah memberikan itikad baiknya, ya ka," tulis Maulidya, dikutip Rabu (5/8/2026).

Meski demikian, Maulidya mengaku tidak bisa menutupi rasa sedih dan marah saat membaca komentar yang sebelumnya ditujukan kepada sang kakak.

"Saya harap kakak (widhiyarini) ke depannya lebih wise lagi dan saring dari segala apa yang kakak ucap. Jujur kak, saya sedih banget dan marah melihat komentar kakak," lanjutnya.

Namun, keluarga memilih untuk tidak terus larut dalam kemarahan. Maulidya mengatakan, dia dan pihak keluarga tidak ingin almarhum semakin bersedih apabila polemik ini terus berlarut-larut.

"Tapi kami gak mau almarhum malah tambah sedih kalau kami makin terpuruk. Semoga kakak sehat selalu dan Allah selalu ngelindungi kakak, yaa," ujarnya.

Di akhir pesannya, Maulidya juga mengimbau masyarakat agar menghentikan hujatan terhadap Widhiyarini meski komentar tenaga kesehatan tersebut sempat memicu kemarahan publik.

"Untuk teman-teman yang lain, sudah, ya, kakak-kakak jangan menghujat kakak ini lagi," tutupnya.

Widhiyarini sebelumnya Mengaku Bersalah

Sebelumnya, Widhiyarini Pangestika menyampaikan permintaan maaf terbuka setelah komentarnya kepada Yurizal viral di media sosial.

Dia mengakui komentarnya tidak mencerminkan etika, empati, maupun profesionalisme sebagai tenaga kesehatan. Widhiyarini juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum dan berjanji akan lebih berhati-hati dalam bertutur kata, baik di dunia nyata maupun media sosial.

Selain Widhiyarini, permintaan maaf juga telah disampaikan oleh dr Benny Christian Sihombing dan dr Elda Putri Rahardini yang sama-sama menjadi sorotan publik karena komentar mereka terhadap unggahan Yurizal.

Kasus ini bermula dari unggahan Yurizal yang mengeluhkan harus menunggu sekitar delapan jam untuk mendapatkan ruang rawat inap sebagai pasien BPJS Kesehatan. 

Setelah unggahan tersebut viral, sejumlah komentar dari akun yang diduga milik dokter dan tenaga kesehatan justru menuai kecaman karena dianggap tidak berempati. Polemik semakin membesar setelah Yurizal meninggal dunia pada 31 Juli 2026.

Topik Menarik