Salah Sasaran, Anggota Polda Sulbar Dikeroyok saat Melerai Keributan di Mamuju

Salah Sasaran, Anggota Polda Sulbar Dikeroyok saat Melerai Keributan di Mamuju

Nasional | inews | Senin, 3 Agustus 2026 - 11:58
share

MAMUJU, iNews.id – Upaya seorang anggota Polda Sulawesi Barat (Sulbar) menghentikan keributan di Kelurahan Kasambang, Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju, berakhir dengan pengeroyokan. Polisi yang sedang tidak bertugas saat itu diduga menjadi sasaran warga setelah disangka terlibat dalam perkelahian.

Peristiwa tersebut bermula dari dugaan pelanggaran privasi di masjid. Dua perempuan yang singgah untuk menggunakan toilet menyadari ada seseorang yang diduga merekam mereka secara diam-diam. 

Teriakan kedua perempuan mengundang perhatian warga hingga situasi di lokasi berubah ricuh.

"Awalnya ada dua perempuan singgah buang air kecil di masjid. Kemudian diduga ada seorang pemuda yang mengambil video menggunakan telepon seluler dari atas plafon," ujar Kepala Seksi Humas Polresta Mamuju, Iptu Herman Basi, dikutip dari iNews Mamuju, Senin (3/8/2026).

Warga yang berkumpul kemudian menangkap pemuda tersebut. Suasana semakin memanas setelah keluarga salah satu perempuan datang dan terjadi aksi saling serang yang melibatkan beberapa orang.

Di tengah kerumunan itu, anggota Polda Sulbar yang tinggal di sekitar lokasi berinisiatif menghentikan keributan. Kehadirannya justru disalahartikan oleh sebagian massa sehingga dia ikut menjadi sasaran pengeroyokan.

"Anggota itu hanya ingin melerai. Tetapi diduga disangka sebagai orang yang ikut memukul sehingga akhirnya menjadi korban pengeroyokan," ujar Iptu Herman.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka-luka. Polisi telah menangani peristiwa itu dan mempertemukan pihak-pihak yang terlibat untuk menyelesaikan persoalan. "Semalam sudah dimediasi," ucapnya.

Topik Menarik