Trump Umumkan Gencatan Senjata Fase II, Israel Justru Bunuh 18 Warga Gaza dalam Sehari

Trump Umumkan Gencatan Senjata Fase II, Israel Justru Bunuh 18 Warga Gaza dalam Sehari

Terkini | inews | Senin, 3 Agustus 2026 - 03:12
share

GAZA, iNews.id - Serangan Israel menewaskan sedikitnya 18 warga Gaza, termasuk tiga anak dan satu janin, sepanjang Minggu (2/8/2026). Serangan brutal pasukan Zionis tersebut bukan hanya pelanggaran terbaru gencatan senjata yang berlaku sejak 10 Oktober 2025, tapi juga mengacuhkan rencana perdamaian yang diupayakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Pada Jumat (31/7/2026), Trump dan Dewan Perdamaian mengumumkan kesepakatan untuk menerapkan fase kedua dari gencatan senjata Gaza.

Mengutip laporan Anadolu, tiga warga Gaza, yakni pasangan suami istri (pasutri) dan putri mereka, tewas dan tiga lainnya luka akibat serangan udara Israel menargetkan sebuah apartemen di Al Qarara. Serangan tersebut menghantam unit apartemen keluarga Al Hams, menewaskan Mahmoud Zaki Al Hams (38), istrinya Fatima Al Hams (37), dan putri mereka yang masih kecil.

Di Gaza Tengah, pasutri lainnya, Kamal Abu Muailiq (68), dan istrinya, Huda (59), tewas ketika helikopter Israel menyerang rumah mereka di Al Mashaala.

Dua orang lainnya tewas dalam serangan udara menargetkan sepeda motor di kota yang sama.

Selanjutnya di Kota Gaza, dua warga, termasuk seorang anak, tewas dan delapan lainnya luka dalam serangan Israel yang menargetkan tenda pengungsi.

Serangan militer Zionis berikutnya menargetkan apartemen di Menara Al Sousi masih di Kota Gaza, menewaskan empat warga, yakni Abdullah Abu Taif (33), istrinya Abeer Anan (29), putra mereka, Azzam (5), dan janin.

Selanjutnya, seorang warga Gaza juga tewas setelah menjadi sasaran tembak langsung di kamp pengungsi Jabalia,  Gaza Utara.

Empat warga lainnya tewas ketika drone Israel membombardir sebuah mobil di Kota Gaza.

Dewan Perdamaian dan Trump mengumumkan kesepakatan untuk menerapkan fase selanjutnya dari gencatan senjata Gaza. Disebutkan, Hamas telah menerima peta jalan damai secara terperinci. Meski demikian Israel sampai saat ini belum secara resmi mengomentari proposal tersebut.

Tak heran jika warga Gaza berpandangan bahwa berlanjutnya serangan Israel, ditambah pembatasan masuknya bantuan kemanusiaan, hanya membuat gencatan senjata menjadi ilusi, bahkan semakin memperdalam krisis kemanusiaan.

Gencatan senjata fase pertama mulai berlaku sejak 10 Oktober 2025. Namun menurut keterangan pejabat Palestina, Israel telah melanggar perjanjian tersebut ribuan kali melalui serangan, penangkapan, dan invasi militer berkelanjutan. Serangan Israeln sejak itu telah menewaskan 1.230 warga Gaza dan melukai 4.076 lainnya.

Secara keseluruhan, Israel telah membunuh 
lebih dari 73.000 warga Gaza dan melukai 174.000 lainnya sejak pecahnya perang genosida pada 7 Oktober 2023. Perang juga menghancurkan sekitar 90 persen infrastruktur sipil di wilayah tersebut.

Topik Menarik