Calon Taruna Meninggal di Akpol, Diduga Jatuh dari Lantai 3 Gedung Werving Hoegeng

Calon Taruna Meninggal di Akpol, Diduga Jatuh dari Lantai 3 Gedung Werving Hoegeng

Terkini | inews | Jum'at, 31 Juli 2026 - 14:11
share

Peringatan: Artikel ini memuat isu dugaan bunuh diri. Konten ini tidak untuk ditiru. Bila Anda atau orang terdekat mengalami tekanan mental, segera mencari bantuan profesional atau mendatangi fasilitas kesehatan terdekat.

SEMARANG, iNews.id – Seorang Calon Perwira Taruna Akademi Kepolisian berinisial AMM meninggal dunia di kompleks Akademi Kepolisian (Akpol), Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026) malam. Korban merupakan penghuni kamar di lantai tiga mess taruna.

Informasi sementara yang diperoleh, AMM berasal dari pengiriman Papua Barat Daya. Peristiwa tersebut terjadi di Gedung Werving Hoegeng, kompleks Akpol, Kecamatan Gajahmungkur. Saat kejadian, para taruna sedang mengikuti apel malam.

Belum diketahui secara pasti penyebab maupun latar belakang peristiwa tersebut. Hingga Jumat (31/7/2026), pihak Polri belum menyampaikan keterangan resmi.

Seorang sumber di lokasi menyebut korban diduga jatuh dari lantai tiga gedung. Kejadian itu membuat orang-orang yang berada di sekitar lokasi panik.

“Loncat dari lantai 3 Gedung Werving (Hoegeng), kejadian tadi malam saat apel malam,” kata sumber di lapangan yang enggan identitasnya disebutkan dikutip dari iNews Semarang, Jumat (31/7/2026).

Korban kemudian segera dievakuasi menuju Rumah Sakit Bhayangkara Akademi Kepolisian yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

“Korban seorang laki-laki. Begitu loncat dari lantai 3, sontak membuat panik. Dia dilarikan ke RS Bhayangkara Akpol yang jaraknya tak terlalu jauh,” katanya.

Namun, korban dilaporkan meninggal dunia. Jenazah masih berada di Rumah Sakit Bhayangkara Akademi Kepolisian untuk penanganan lebih lanjut.

“Saat ini jenazah masih berada di RS Bhayangkara Akpol,” kata sumber tersebut.

Belum ada penjelasan terkait kejadian ini. Dugaan korban mengakhiri hidupnya juga belum dikonfirmasi secara resmi oleh kepolisian.

Topik Menarik