Moms, Ini Cara Seru Melatih Motorik Anak!
JAKARTA - Motorik adalah kemampuan anak untuk menggunakan otot-otot besarnya untuk bergerak, seperti merangkak, berjalan, berlari, atau melompat. Nah, buat orang tua, melatih motorik ini sebenarnya sangat mudah dan bisa diselipkan lewat kegiatan bermain sehari-hari.
Melansir Twinkl, berikut 7 kegiatan seru melatih motorik anak:
1. Sering Bermain di Luar (Outdoor Play)
Biarkan anak main di taman atau halaman. Berlari-lari bebas, memanjat jungle gym di taman bermain, atau main ayunan itu bagus banget buat menguatkan otot kaki dan tangan mereka sekaligus melatih keseimbangan.
2. Main Lempar Tangkap Bola
Ini aktivitas klasik yang super efektif. Mulai dari menggelindingkan bola saat mereka masih bayi, sampai belajar melempar dan menangkap bola ukuran sedang saat agak besar. Ini melatih koordinasi antara mata dan tangan (otot besar).
3. Bermain Sepeda atau Skuter
Mengayuh sepeda (mulai dari roda tiga atau balance bike) atau mendorong skuter sangat bagus untuk keseimbangan tubuh dan kekuatan otot kaki.
4. Bikin Rintangan Sederhana
Kamu bisa bikin halang rintang di rumah pakai bantal, kardus, atau selimut. Minta anak untuk merangkak di bawah kursi, melompati bantal, atau berjalan zig-zag. Ini melatih kelincahan dan perencanaan gerak (motor planning).
5. Menari dan Senam Mengikuti Musik
Pasang lagu favorit mereka dan ajak joget bareng! Gerakan melompat, berputar, atau sekadar menggerakkan badan ke sana kemari sudah cukup untuk melenturkan otot dan melatih keseimbangan mereka.
6. Melompat dan Bermain Engklek
Kalau anak sudah agak besar, ajari mereka melompat dengan dua kaki, lalu tantang melompat dengan satu kaki. Permainan tradisional seperti engklek (hopscotch) atau lompat tali itu juara banget buat melatih ketangkasan dan keseimbangan.
7. Meniru Gerakan Hewan
Ajak anak main tebak-tebakan gaya hewan. Minta mereka melompat seperti katak, merayap seperti ular, atau berjalan ngangkang seperti kepiting. Selain menyenangkan, ini membuat banyak otot besar tubuh mereka bekerja keras.
Dengan berbagai kegiatan di atas, anak-anak bisa belajar lewat bermain. Jangan dipaksa seperti sedang latihan fisik berat, ya. Cukup pastikan mereka punya ruang untuk bergerak aktif setiap hari dan batasi waktu di depan layar (screen time).









