Erick Thohir Dukung Penjualan Hak Komersial Piala Dunia, Berseberangan dengan UEFA
JAKARTA, iNews.id - Ketua Umum PSSI Erick Thohir memastikan Indonesia akan mendukung rencana FIFA menjual sebagian hak komersial Piala Dunia melalui perusahaan baru bernama FIFA Forward Enterprise (FFE). Padahal gelombang penolakan dari berbagai federasi sepak bola dunia terus membesar.
Pria yang juga menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga itu menyampaikan sikap tersebut dalam wawancara dengan Sky News. Erick menilai pembentukan FIFA Forward Enterprise yang memiliki valuasi mencapai 20 miliar dolar AS atau sekitar Rp361,02 triliun dapat menjadi sumber pendanaan penting untuk mempercepat pembangunan sepak bola Indonesia.
"Sepak bola Indonesia telah bertransformasi dalam tiga tahun terakhir - telah dibersihkan," kata Erick Thohir dikutip dari Sky News.
"Ranking tim nasional naik dari 174 menjadi 118 - untuk melanjutkan transformasi ini dibutuhkan pendanaan," lanjutnya.
Erick Thohir Nilai Dana FIFA Penting untuk Transformasi Sepak Bola Indonesia
Kisah Apriyani Rahayu, Peraih Emas Olimpiade Tokyo 2020 Kini Dipasangkan dengan Dejan Ferdinansyah
Erick sebelumnya menandatangani kerja sama dengan Presiden FIFA Gianni Infantino untuk membangun pusat kegiatan FIFA atau FIFA Hub di Jakarta. Saat peresmian, keduanya menyebut langkah tersebut sebagai hari bersejarah bagi masa depan sepak bola Asia Tenggara dan Asia Timur.
Analisis terbaru juga menunjukkan rencana perluasan peserta Piala Dunia putra dari 48 menjadi 64 negara berpotensi membuka peluang lebih besar bagi Indonesia tampil di ajang tersebut jika mengacu pada peringkat FIFA saat ini.
Menanggapi kritik yang menyebut FIFA menyerahkan aset paling berharga dalam sepak bola kepada investor swasta, Erick mengatakan banyak federasi anggota FIFA sudah lebih dulu menerapkan model komersial serupa di kompetisi domestik mereka.
"Jika anggota FIFA menyetujuinya, itu akan menunjukkan ada kebutuhan agar kesepakatan ini terlaksana," ujar Erick.
Penolakan Terus Menguat, UEFA hingga Uni Eropa Ikut Soroti
Sikap Erick muncul saat dukungan terhadap Presiden FIFA Gianni Infantino sangat terbatas. Salah satu yang ikut mendukung hanya Presiden Federasi Sepak Bola Republik Ceko David Trunda. Namun, pernyataannya justru memicu kritik baru di negaranya sendiri.
Rencana penjualan hak komersial FIFA menjanjikan pembagian dana sebesar 40 juta dolar AS atau sekitar Rp722,04 miliar kepada masing-masing dari 211 federasi anggota FIFA apabila proposal disetujui sebelum pertengahan September.
Meski menawarkan keuntungan finansial besar, UEFA menjadi salah satu pihak yang paling keras menentang rencana tersebut. Federasi Sepak Bola Inggris (FA) juga menyampaikan "keprihatinan mendalam" terhadap proposal yang diajukan FIFA.
Gianni Infantino juga mendapat sorotan karena menyusun rencana tersebut secara tertutup. Di saat bersamaan, sebuah dana investasi yang dikelola saudara dari menantu Presiden Amerika Serikat Donald Trump disebut telah dipersiapkan sebagai investor utama dalam suntikan modal senilai 4,2 miliar dolar AS atau sekitar Rp75,81 triliun.
Sejumlah federasi anggota FIFA mengkhawatirkan pembentukan FIFA Forward Enterprise akan mendorong penyelenggaraan turnamen internasional dalam jumlah lebih banyak dan lebih besar. Kondisi itu dinilai berpotensi mengganggu kesejahteraan pemain serta kalender kompetisi domestik di berbagai negara.
Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), yang menaungi PSSI, juga mengkritik tenggat waktu persetujuan proposal tersebut. Dalam pernyataannya, AFC menegaskan proses pengambilan keputusan memerlukan waktu yang cukup untuk melakukan kajian hukum, tata kelola, konsultasi yang bermakna, serta mempertimbangkan dampak jangka panjang dari inisiatif tersebut.
Merespons kritik yang terus berkembang, Gianni Infantino merilis pesan video dan menegaskan proses yang berjalan masih berupa konsultasi. Dia juga menyatakan sepak bola tidak akan berubah akibat transaksi tersebut. Sementara itu, Uni Eropa menyatakan akan melakukan penyelidikan terhadap rencana penjualan hak komersial Piala Dunia FIFA.










