Ancaman Keras Iran: Tak Akan Izinkan Kapal dari Negara Ini Lintasi Selat Hormuz

Ancaman Keras Iran: Tak Akan Izinkan Kapal dari Negara Ini Lintasi Selat Hormuz

Terkini | inews | Kamis, 30 Juli 2026 - 03:06
share

TEHERAN, iNews.id - Iran melontarkan ancaman keras menyusul rencana Amerika Serikat (AS) menyita asetnya yang dibekukan untuk membayar ganti rugi kapal-kapal yang rusak akibat konflik di Selat Hormuz. Teheran menegaskan kapal-kapal dari negara yang menerima kompensasi menggunakan aset Iran tidak akan diizinkan lagi melintasi Selat Hormuz.

Ancaman tersebut disampaikan setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan aset Iran yang dibekukan di bawah kendali Washington akan digunakan untuk membayar kerugian kapal-kapal yang ditembak Iran, termasuk nilai muatannya. Menurut Teheran, kebijakan tersebut merupakan tindakan ilegal yang akan dibalas.

Dalam pesan video yang disiarkan media pemerintah Iran, seorang juru bicara Markas Besar Pusat Khatam Al Anbiya menegaskan, pembalasan Iran tidak hanya akan ditujukan kepada AS, tetapi juga kepada negara atau perusahaan yang menerima pembayaran dari aset Iran yang dibekukan.

"Mulai sekarang, Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran tidak akan mengizinkan kapal-kapal mereka untuk melewati Selat Hormuz," kata juru bicara tersebut, dikutip Rabu (29/7/2026).

Dia menegaskan serangan terhadap kapal-kapal di Selat Hormuz bukan disebabkan tindakan Iran semata, melainkan akibat kebijakan militer AS yang membuka jalur pelayaran baru di bagian selatan Selat Hormuz.

Menurut dia, jalur tersebut ilegal dan tidak aman sehingga memaksa militer Iran menembaki kapal tanker maupun kapal kargo yang melintasi rute itu.

Juru bicara tersebut juga memperingatkan bahwa negara atau perusahaan mana pun yang menerima pembayaran dari aset Iran yang dibekukan berdasarkan usulan AS harus siap menanggung konsekuensinya.

Topik Menarik