Pramono Minta Warga Jakarta Setop Tawuran, Ajak Alihkan Energi ke Kegiatan Positif
JAKARTA, iNews.id – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung kembali mengimbau warga menghentikan aksi tawuran yang masih kerap terjadi di Ibu Kota. Hal itu disampaikan menyusul tawuran yang terjadi di Kelurahan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.
"Saya sekali lagi nggak bosan-bosan meminta kepada siapa pun yang melakukan tawuran itu untuk menghentikan tawuran di Jakarta," kata Pramono di Jakarta Selatan, Selasa (21/7/2026).
Pramono mengajak masyarakat mengalihkan energi ke kegiatan yang lebih positif dan produktif. Salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta ialah menyediakan berbagai fasilitas publik, khususnya sarana olahraga.
Menurut dia, penyediaan fasilitas tersebut diharapkan dapat menjadi wadah aktivitas masyarakat sekaligus mempererat hubungan antarwarga.
"Contohnya yang kami bangunkan untuk skateboard, kemudian ring tinju, di tempat yang memang dulu tawurannya sering terjadi," ujarnya.
Bantu Timnas Spanyol Bantai Arab Saudi, Lamine Yamal: 4 Tahun Lalu Saya Masih Nonton di Kelas!
Pramono mengaku masih mendalami penyebab terjadinya tawuran di wilayah Koja. Menurutnya, konflik antarwarga kerap dipicu persoalan-persoalan kecil yang kemudian berkembang menjadi aksi kekerasan.
Karena itu, Pemprov DKI berkomitmen terus menambah fasilitas publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai ruang beraktivitas.
"Berkaitan dengan tawuran Pemerintah DKI Jakarta sekali lagi meminta untuk benar-benar bisa dihilangkan atau minimum dikurangi di Jakarta ini. Dan kami akan memberikan fasilitas untuk itu," katanya.










