Resmi! PSIM Yogyakarta Tetap Bermarkas di Stadion Sultan Agung untuk Musim 2026-2027
YOGYAKARTA, iNews.id – PSIM Yogyakarta dipastikan tetap menggunakan Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, sebagai markas pada kompetisi musim 2026-2027. Kepastian tersebut diperoleh setelah manajemen Laskar Mataram mencapai kesepakatan resmi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bantul.
Keputusan mempertahankan Stadion Sultan Agung menjadi kelanjutan kerja sama antara PSIM Yogyakarta dan Pemerintah Kabupaten Bantul. Manajemen menilai sinergi tersebut penting untuk mendukung persiapan tim menghadapi kompetisi musim baru.
Manager Operational PSIM Yogyakarta, Wendy Umar Seno Aji, mengungkapkan proses koordinasi bersama Dispora Kabupaten Bantul berjalan lancar. Kedua pihak memiliki komitmen yang sama untuk mendukung perjalanan PSIM pada musim 2026-2027.
“Sesuai dengan komitmen bersama antara PSIM dan Dispora Kabupaten Bantul, kami memastikan bahwa venue kandang PSIM untuk tahun kompetisi 2026-2027 tetap berada di Stadion Sultan Agung,” kata Wendy dikutip dari laman resmi PT Liga Indonesia Baru (I.League), Jumat (17/7/2026).
Wendy menjelaskan keputusan tersebut merupakan tindak lanjut dari pembahasan yang sudah dilakukan sejak berakhirnya kompetisi musim lalu. Pertemuan itu juga dihadiri jajaran Dispora Kabupaten Bantul.
“Keputusan ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan yang telah tercapai dalam pertemuan antara manajemen PSIM dengan pihak Dispora pada akhir musim kompetisi 2026 kemarin,” jelas Wendy.
Stadion Sultan Agung Bersiap Penuhi Regulasi Kompetisi
Komitmen Pemerintah Kabupaten Bantul juga diwujudkan melalui dukungan administrasi. Dispora Kabupaten Bantul telah menerbitkan surat resmi sebagai dasar penggunaan Stadion Sultan Agung untuk kandang PSIM Yogyakarta pada musim mendatang.
“Komitmen tersebut kini juga telah diperkuat melalui surat resmi yang dikeluarkan oleh Dispora Kabupaten Bantul kepada pihak PSIM untuk mengarungi musim kompetisi mendatang,” terang Wendy.
Dari sisi administrasi, seluruh persyaratan penggunaan stadion telah diselesaikan. Manajemen kini mengarahkan perhatian pada pemenuhan aspek teknis sesuai regulasi kompetisi.
“Saat ini, status perizinan dan seluruh kebutuhan administrasi terkait stadion sudah clear,” tegas Wendy.
Dalam waktu dekat, Stadion Sultan Agung akan menjalani inspeksi dari operator kompetisi I.League. Selain itu, penilaian risiko atau risk assessment juga dilakukan sebagai bagian dari prosedur rutin untuk memastikan aspek keamanan dan keselamatan sebelum musim bergulir.
“Sebagai langkah berikutnya, dalam waktu dekat akan dilakukan inspeksi persiapan venue oleh pihak I.League. Selain itu, akan dilaksanakan juga risk assessment, yang memang rutin dilakukan setiap tahun sebelum kompetisi resmi bergulir,” ungkap Wendy.
Manajemen PSIM juga menyiapkan peningkatan fasilitas stadion agar memenuhi regulasi kompetisi musim 2026-2027. Pembenahan meliputi pemasangan single seat serta penambahan kapasitas lampu penerangan di Stadion Sultan Agung.
“Lebih lanjut beberapa agenda kedepan manajemen akan menjalankan progres peningkatan fasilitas stadion, yang meliputi pemasangan single seat serta penambahan kapasitas lux lampu penerangan di Stadion Sultan Agung, untuk memenuhi regulasi kompetisi musim depan,” pungkasnya.










