Viral Anak SD di Kukar Bertaruh Nyawa ke Sekolah, Naik Kereta Gantung Seberangi Sungai Habitat Buaya
KUTAI KARTANEGARA, iNews.id – Perjuangan dua murid sekolah dasar di Desa Santan Ulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim), untuk pergi ke sekolah viral di media sosial. Mereka bertaruh nyawa menyeberangi Sungai Santan yang menjadi habitat buaya dengan menggunakan sarana kereta gantung sederhana.
Dalam video viral, kedua bocah SD ini terlihat menaiki kereta gantung berbahan kayu yang terhubung dengan seling baja. Sarana tersebut menjadi akses untuk menyeberangi sungai menuju sekolah.
“Perjuangan anak SD seberangi sungai di Kutai,” tulis akun Instagram @relawan.nusantara dikutip Jumat (17/7/2026).
Perjalanan itu menyita perhatian publik karena fasilitas penyeberangan yang digunakan terlihat minim pengamanan. Anak-anak harus berada di atas papan kayu yang menggantung dan bergerak melintasi sungai.
Risiko perjalanan semakin besar karena Sungai Santan disebut sebagai kawasan habitat buaya. Kondisi tersebut membuat aktivitas menyeberang menjadi berbahaya, terutama bagi anak-anak yang menggunakannya setiap hari.
Meski harus menghadapi keterbatasan infrastruktur dan risiko keselamatan, kedua murid tersebut tetap berangkat ke sekolah. Semangat mereka mendapat respons dari warganet yang menyoroti belum meratanya akses pendidikan di daerah terpencil.
Sarana kereta gantung tersebut tidak hanya digunakan oleh pelajar. Warga setempat juga memanfaatkannya untuk menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk bekerja dan mengangkut hasil perkebunan.
Keberadaan akses itu dinilai sangat penting karena menghubungkan permukiman warga dengan wilayah di seberang sungai. Namun, bentuknya yang sederhana membuat keselamatan pengguna menjadi perhatian.
Video perjuangan para siswa memicu keprihatinan publik. Pemerintah daerah didesak segera menghadirkan sarana penyeberangan yang lebih layak dan aman bagi pelajar maupun masyarakat. Jalur penyeberangan yang memadai dinilai diperlukan agar anak-anak tidak lagi mempertaruhkan keselamatan ketika hendak mendapatkan pendidikan.









