Bahlil Tegaskan 30 Persen Karyawan LNG Abadi Masela Diprioritaskan untuk Warga Lokal

Bahlil Tegaskan 30 Persen Karyawan LNG Abadi Masela Diprioritaskan untuk Warga Lokal

Berita Utama | idxchannel | Jum'at, 17 Juli 2026 - 10:24
share

IDXChannel – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Liquefied Natural Gas (LNG) Abadi Masela akan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Maluku. 

Bahlil menyebut, salah satunya melalui komitmen memprioritaskan 30 persen tenaga kerja berasal dari masyarakat lokal Maluku dan Kabupaten Kepulauan Tanimbar untuk mendukung operasional fasilitas pengolahan. 

"Proyek Abadi Masela diproyeksikan memberikan manfaat ekonomi dan fiskal yang signifikan, antara lain penerimaan nasional maupun daerah serta penciptaan lapangan pekerjaan yang 30 persennya akan diprioritaskan berasal dari masyarakat lokal Maluku dan Kabupaten Kepulauan Tanimbar," kata Bahlil usai groundbreaking Blok Abadi Masela di Tanimbar, Kamis (16!7/2026).

Bahlil mengatakan proyek LNG Abadi Masela diproyeksikan memberikan manfaat ekonomi dan fiskal yang besar, baik bagi pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Selain meningkatkan penerimaan negara, proyek tersebut juga akan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.

"Proyek Abadi Masela diproyeksikan memberikan manfaat ekonomi dan fiskal yang signifikan, antara lain penerimaan nasional maupun daerah serta penciptaan lapangan pekerjaan yang 30 persennya akan diprioritaskan berasal dari masyarakat lokal Maluku dan Kabupaten Kepulauan Tanimbar," kata Bahlil.

Menurutnya, manfaat proyek tidak hanya berhenti pada penciptaan lapangan kerja. Saat mulai beroperasi, Lapangan Abadi Masela diproyeksikan memberikan kontribusi sebesar USD137,8 miliar terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional.

Selain itu, proyek tersebut diperkirakan meningkatkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Maluku hingga USD95 miliar dan PDRB Kabupaten Kepulauan Tanimbar sebesar USD92 miliar.

Bahlil menambahkan, proyek LNG Abadi Masela juga akan mendorong tumbuhnya industri pendukung dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Maluku. Pembangunan proyek ini diharapkan mempercepat pembangunan infrastruktur kawasan, meningkatkan alih pengetahuan dan teknologi, serta memperkuat ketahanan energi nasional.

"Di luar manfaat ekonomi dan fiskal, Proyek Abadi Masela juga akan mendorong tumbuhnya industri pendukung dan UMKM di Maluku, mempercepat pembangunan infrastruktur kawasan, meningkatkan alih pengetahuan dan teknologi, serta memperkuat ketahanan energi nasional melalui penyediaan gas pipa domestik sebesar 150 MMSCFD bagi kebutuhan industri," ujarnya.

Berdasarkan studi Universitas Indonesia dan Universitas Pattimura, pembangunan LNG Abadi Masela diperkirakan akan menyerap lebih dari 12.000 tenaga kerja pada puncak masa konstruksi. Kehadiran proyek tersebut diharapkan menjadi penggerak ekonomi baru di kawasan Indonesia Timur melalui peningkatan kesempatan kerja, berkembangnya usaha masyarakat, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan konektivitas wilayah.


(kunthi fahmar sandy)

Topik Menarik