AC Milan Agresif! Amorim Boyong Mantan Anak Buah di MU ke San Siro

AC Milan Agresif! Amorim Boyong Mantan Anak Buah di MU ke San Siro

Olahraga | inews | Senin, 29 Juni 2026 - 10:00
share

MILAN, iNews.id – Mason Mount tiba-tiba muncul sebagai nama panas di bursa transfer AC Milan. Laporan di Italia menyebut gelandang serang Manchester United tersebut ditawarkan ke Rossoneri dengan banderol sekitar 25 juta euro atau setara Rp508,2 miliar.

Kabar ini langsung memantik perhatian publik San Siro, terlebih AC Milan sedang agresif membangun ulang skuad menyusul perubahan besar di struktur manajemen dan kepelatihan jelang musim 2026–2027.

Amorim Pegang Kendali, Milan Bergerak Agresif

AC Milan kini berada di bawah komando Ruben Amorim, mantan pelatih Manchester United, yang resmi ditunjuk menggantikan Massimiliano Allegri sehari setelah musim Serie A 2025–2026 berakhir. Pergantian ini terjadi di tengah kegagalan Milan lolos ke Liga Champions.

Tak hanya di kursi pelatih, Milan juga melakukan perombakan total di jajaran eksekutif. Klub melepas direktur olahraga Igli Tare, direktur teknik Geoffrey Moncada, serta CEO Giorgio Furlani secara bersamaan.

Manajemen baru kini berpusat pada Amorim, direktur perdagangan pemain Hendrik Almstadt, serta direktur intelijen sepak bola Bobby Gardiner, membentuk struktur senior anyar di San Siro.

Langkah cepat langsung terlihat. Milan mengamankan transfer pemecah rekor klub untuk striker Goncalo Ramos dari Paris Saint-Germain, menandai awal jendela transfer yang eksplosif.

Tak berhenti di situ, laporan hari Minggu menyebut Rossoneri juga mencapai kesepakatan prinsip soal kontrak personal dengan bek Portugal Antonio Silva, yang sama-sama berada di bawah naungan agen super Jorge Mendes.

Di tengah derasnya nama-nama Portugal, Mason Mount muncul sebagai opsi berbeda. Menurut Milanpress.it, gelandang serang berusia 27 tahun tersebut ditawarkan ke Milan dan sudah mendapat lampu hijau dari Amorim. Kedua klub disebut telah bertukar informasi awal.

Mount bukan sosok asing bagi Amorim. Keduanya pernah bekerja sama di Manchester United, sehingga pelatih asal Portugal itu mengenal betul karakter dan kapasitas sang pemain.

Laporan yang sama menyebut Mount merasa tidak menjadi bagian utama proyek di Old Trafford di bawah arahan Michael Carrick, membuka peluang hengkang pada bursa transfer musim panas ini.

Jika transfer terealisasi, Mount berpotensi menjadi bagian penting dalam revolusi Milan, melengkapi deretan pemain baru bernilai tinggi yang disiapkan Amorim untuk mengembalikan Rossoneri ke papan elite Eropa.

Topik Menarik