AEF/MANTENA Cup 2026 Dorong Prestasi Berkuda dan Sport Tourism Indonesia

AEF/MANTENA Cup 2026 Dorong Prestasi Berkuda dan Sport Tourism Indonesia

Olahraga | sindonews | Senin, 29 Juni 2026 - 03:43
share

Ajang berkuda AEF/MANTENA Cup Jakarta 2026 FEI CSI1 International Jumping Competition dan Piala Gubernur DKI Jakarta 2026 resmi berakhir dengan sukses. Kompetisi tersebut berlangsung di Equinara Horse Sports, Jakarta International Equestrian Park Pulomas (JIEPP) pada 26 - 28 Juni 2026.

Kejuaraan ini menjadi momen bersejarah bagi Indonesia karena untuk pertama kalinya dipercaya menjadi tuan rumah CSI1 Borrowed Horse Competition di bawah naungan Asian Equestrian Federation (AEF) dan Fédération Equestre Internationale (FEI). Sebanyak 13 negara turut ambil bagian dalam ajang yang menjadi salah satu kompetisi borrowed horse terbesar di Asia tersebut.

Selain sukses sebagai penyelenggara, Indonesia juga mampu menunjukkan kemampuan di arena pertandingan. Rider Indonesia Brandon berhasil meraih medali emas setelah tampil gemilang pada babak jump-off.

Sementara itu, Aisyah Hakim turut membawa kebanggaan bagi Merah Putih dengan mengamankan medali perunggu. Hasil tersebut menunjukkan perkembangan positif olahraga berkuda Indonesia di level internasional.

Ketua Pelaksana AEF/MANTENA Cup Jakarta 2026 sekaligus Presiden Equinara Horse Sports, Adinda Yuanita, mengaku bersyukur seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana. Menurutnya, ajang ini menjadi pengalaman baru bagi Indonesia dalam menggelar kompetisi berkuda bertaraf dunia."Alhamdulillah AEF/MANTENA Cup Jakarta 2026 berhasil diselenggarakan dengan sukses. Ini merupakan sesuatu yang sangat baru bagi Indonesia karena belum pernah kita laksanakan sebelumnya," ujar Adinda kepada awak media, termasuk iNews Media Group di Jakarta, Minggu (28/6/2026).

Adinda menjelaskan bahwa menjadi tuan rumah kejuaraan FEI membutuhkan persiapan panjang. Berbagai aspek seperti penyediaan kuda, akomodasi, transportasi, hingga keselamatan atlet dan ofisial harus memenuhi standar internasional.

"Ini menjadi kebanggaan bagi Indonesia. Kami mendapat apresiasi dari Asian Equestrian Federation karena penyelenggaraan CSI1 Borrowed Horse di Jakarta menjadi yang terbesar dalam sejarah AEF," ujar Adinda.

Keberhasilan penyelenggaraan ini juga dinilai menjadi modal penting bagi para atlet Indonesia menuju Asian Games 2026. Adinda melihat para rider Tanah Air mampu bersaing dengan peserta dari berbagai negara.

"Terlihat bahwa atlet-atlet Indonesia mampu bersaing dengan 12 negara lainnya. Ini tentu menjadi motivasi besar bagi pembinaan atlet ke depan," ujarnya.Tidak hanya dari sisi olahraga, AEF/MANTENA Cup Jakarta 2026 turut memberikan dampak bagi sektor sport tourism. Kehadiran atlet dan ofisial dari berbagai negara membuka peluang promosi wisata serta industri kreatif Indonesia.

"Tidak hanya sport tourism tapi industri kreatif juga berkembang karena kemarin kita juga mengenalkan kepada peserta dari 12 negara luar mulai dari kuliner hingga kebudayaan Indonesia yang menjadi sesuatu multiplier effect dari penyelenggaraan pertandingan internasional seperti ini," ungkap Adinda.

Kesuksesan tahun ini membuat Adinda berharap ajang tersebut bisa kembali digelar pada tahun berikutnya. Menurutnya, pengalaman menjadi tuan rumah sangat penting untuk meningkatkan reputasi Indonesia di dunia olahraga berkuda.

"Mungkin kita akan melaksanakan di 2027 dan 2028 kembali karena kita memang memerlukan pengalaman kita tidak bisa bertanding hanya di antara kita saja," kata Adinda.

"Dan sebagai tuan rumah itu adalah sesuatu yang penting, kita memiliki pengalaman dan juga reputasi dan nama baik Indonesia di sini diperlihatkan juga kepada negara-negara lain," pungkasnya.Rangkaian kompetisi juga menghadirkan kelas FOLAGO National Elite Silver Tour 135 cm. Pada nomor tersebut, Teuku Rifat Renanda Harsya bersama kudanya Kastilia berhasil menjadi juara.

Pada CS-11 Competition No.2 AEF/MANTENA Cup 2026 CSI1 Borrowed Horse Competition 115 cm with Jump-Off, Brandon Toa keluar sebagai pemenang. Aisha Maydina Hakim melengkapi keberhasilan Indonesia dengan finis di posisi ketiga.

Sementara itu, nomor CS-12 INTime FEI CSIU25-A Jumping Competition 125 cm with Jump-Off didominasi rider Indonesia. Maritza Aliyah Wardana menjadi juara, disusul Teuku Muhammad Nur Fahri dan Lalu Yuda Pratama Riady Alwi.

Ajang AEF/MANTENA Cup 2026 menjadi bukti bahwa olahraga berkuda Indonesia terus berkembang. Kompetisi internasional ini diharapkan dapat memperkuat prestasi atlet sekaligus membuka peluang baru bagi sektor olahraga dan ekonomi kreatif.

Topik Menarik