Cara Cek Sperma Sehat atau Tidak, Dokter: Cukup Tunggu 1 Jam

Cara Cek Sperma Sehat atau Tidak, Dokter: Cukup Tunggu 1 Jam

Gaya Hidup | inews | Sabtu, 27 Juni 2026 - 22:52
share

JAKARTA, iNews.id - Cara cek sperma sehat atau tidak ternyata bisa dilakukan dengan memperhatikan perubahan tekstur air mani setelah ejakulasi. Menurut dokter spesialis andrologi dan kesehatan reproduksi pria, dr Jefry Tribowo, air mani yang normal akan mengalami proses pencairan alami dalam waktu kurang dari satu jam.

Banyak pria menganggap air mani yang kental merupakan tanda kesuburan. Padahal, anggapan tersebut tidak selalu benar karena air mani yang terlalu kental dalam waktu lama justru dapat menjadi indikasi adanya gangguan pada organ reproduksi.

"Betul sih, di awal-awal air mani seorang pria ketika dia ejakulasi, dia itu akan cenderung kental, bahkan biasanya kayak ada semacam gel-gel gitu ya, hal ini merupakan hal yang normal. Tetapi, yang harus kita pahami ya, air mani yang kental ini dia tidak boleh bertahan lama," kata dr Jefry, dikutip Jumat (26/6/2026).

Dia menjelaskan, sesaat setelah ejakulasi, air mani memang berbentuk seperti gel. Kondisi tersebut merupakan proses fisiologis yang normal sebelum akhirnya mengalami likuifaksi atau pencairan secara alami.

Idealnya, dalam waktu kurang dari satu jam tekstur air mani sudah berubah menjadi lebih encer. Jika setelah lebih dari satu jam air mani masih tetap kental, kondisi tersebut perlu diwaspadai.

"Biasanya dia ketika air mani ini didiamkan kurang dari satu jam, dia harusnya sudah bisa mencair sempurna tidak terlalu kental. Kalau misalnya udah ditunggu lebih dari satu jam air maninya ini masih kental, hati-hati ini sudah menjadi kecurigaan ada permasalahan di organ reproduksi kita," ujarnya.

Untuk mengecek apakah kekentalan air mani masih tergolong normal, dr Jefry menyarankan melakukan uji regangan sederhana setelah air mani didiamkan selama sekitar satu jam.

"Jadi, ya idealnya kalau kita mengetahui kekentalan air mani, setelah ditunggu kira-kira satu jam harusnya ketika kita regangkan itu kekentalannya adalah kurang dari dua sentimeter," katanya.

Menurut dia, apabila air mani masih bisa ditarik hingga lebih dari dua sentimeter, bahkan mencapai empat sampai enam sentimeter, kondisi tersebut menunjukkan hiperviskositas atau air mani yang terlalu kental. Kondisi itu sebaiknya tidak diabaikan dan perlu diperiksakan ke dokter agar penyebabnya dapat diketahui.

"Kalau misalnya air mani kalian diregangkan di tangan sampai empat, enam sentimeter, nah ini menunjukkan kalau air maninya itu terlalu kental," ujarnya.

Meski demikian, dr Jefry mengingatkan pemeriksaan sederhana tersebut bukan penentu utama kesuburan pria. Untuk mengetahui kualitas sperma secara menyeluruh, termasuk jumlah, pergerakan, dan bentuk sperma, pemeriksaan analisis sperma di fasilitas kesehatan tetap menjadi metode yang paling akurat.

Topik Menarik