Polisi Olah TKP Ulang Ungkap Kasus Pembunuhan Siswi SD di Sragen, Ibu Korban Histeris

Polisi Olah TKP Ulang Ungkap Kasus Pembunuhan Siswi SD di Sragen, Ibu Korban Histeris

Nasional | inews | Senin, 8 Juni 2026 - 19:58
share

SRAGEN, iNews.id – Kasus pembunuhan siswi Sekolah Dasar (SD) berusia 11 tahun di Desa Dawung, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, hingga kini masih misteri. Guna menguak tabir kematian korban, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sragen bersama Tim Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Tengah kembali menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk kedua kalinya.

Upaya itu untuk mendalami dugaan kuat adanya aksi perampokan disertai kekerasan sadis (curas) yang menyebabkan nyawa bocah malang tersebut melayang.

Kasat Reskrim Polres Sragen, AKP Catur Agus Yudo Praseno menjelaskan, penyidik masih bekerja keras mengumpulkan semua mozaik petunjuk di lapangan demi membuat terangnya perkara.

“Dalam proses olah TKP lanjutan ini, kami melakukan pemeriksaan ulang sejumlah titik di dalam rumah korban. Fokus mengumpulkan, memetakan, serta mencocokkan berbagai petunjuk fisik baru yang diduga berkaitan erat dengan malam mencekam saat peristiwa itu terjadi,” katanya, Senin (8/6/2026).

Polisi juga menghadirkan ibu kandung korban secara langsung di lokasi sebagai saksi kunci untuk membantu rekonstruksi awal, sekaligus memperjelas kronologi detail saat dirinya pertama kali menemukan jasad sang anak yang terbujur kaku.

“Kami memastikan proses penyelidikan ini akan dilakukan secara menyeluruh dan profesional dengan menerapkan metode Scientific Crime Invesitigation (SCI),” katanya.

Ibu kandung korban, Dewi Sri Lestari, tidak kuasa menahan kesedihan mendalam saat mengingat detik-detik mengerikan tersebut. 

Dia mengaku sudah menangkap sejumlah kejanggalan dan keanehan di dalam rumah begitu dirinya menginjakkan kaki sepulang dari tempat kerja. 

"Ketika saya periksa ke dalam, ternyata anak saya sudah tidak bernyawa di kasur," tutur Dewi.

Hingga saat ini, tim penyidik gabungan masih terus melakukan pemeriksaan maraton terhadap sejumlah saksi, termasuk kerabat dan tetangga sekitar rumah korban. Polisi juga tengah mendalami berbagai barang bukti yang disita dari lokasi kejadian untuk mengidentifikasi sosok pelaku beserta motif utama di balik aksi keji tersebut.

Peristiwa kelam ini sebelumnya sempat menggemparkan warga Dukuh Bromo Asri, Desa Dawung. Masyarakat digegerkan dengan penemuan jasad bocah perempuan berinisial B, yang diketahui merupakan siswi kelas lima SD. Korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia di dalam kamarnya pada Jumat sore.

Saat pertama kali dievakuasi, korban ditemukan masih mengenakan seragam sekolah lengkap dan tergeletak di atas tempat tidur kamarnya. Kecurigaan polisi langsung menguat setelah tim medis dan penyidik menemukan adanya sejumlah bekas tanda-tanda kekerasan fisik yang janggal pada tubuh korban.

Topik Menarik