Dani Pedrosa Ceritakan Momen Marc Marquez Promosi ke MotoGP: Situasinya Sangat Intens!

Dani Pedrosa Ceritakan Momen Marc Marquez Promosi ke MotoGP: Situasinya Sangat Intens!

Olahraga | okezone | Sabtu, 9 Mei 2026 - 01:12
share

DANI Pedrosa angkat bicara mengenai momen Marc Marquez gabung Repsol Honda untuk pertama kali pada MotoGP 2013. Ia mengakui situasi saat itu sangat intens.

Marquez baru naik ke kelas MotoGP pada 2013. Ia ditunjuk untuk menggantikan Casey Stoner yang memilih pensiun pada akhir MotoGP 2012.

Saat naik kelas, Marquez ditandemkan dengan Pedrosa yang sudah balapan dengan Repsol Honda sejak 2006. Keduanya pun menjadi rekan setim selama enam musim atau pada kurun 2013 hingga 2018.

1. Hubungan Baik

Pedrosa mengaku sudah mengenal Marquez jauh sebelum jadi rekan setim. Seperti relasi pada umumnya, ia baru mengenal The Baby Alien lebih baik seiring berjalannya waktu.

“Marc dan saya selalu punya hubungan bagus dalam level pribadi dan sebagai seorang teman karena saya sudah mengenalnya sejak dia masih kecil,” papar Pedrosa, dilansir dari Motosan, Sabtu (9/5/2026).

“Ketika dia balapan di Kejuaraan Dunia Grand Prix, saya tidak memiliki hubungan yang dekat dengannya. Tapi, sekira 2009-2010, saya mulai mengenalnya dengan sedikit lebih baik,” tukas pria asal Spanyol itu.

 

2. Tidak Bekerja sebagai Tim

Lebih lanjut, Pedrosa menuturkan, ketika Marquez gabung Honda pada 2013, situasinya sangat intens. Saat itu, tim seperti bekerja sendiri-sendiri di garasi yang terpisah meski sama-sama mendapat dukungan penuh yang setara.

“Ketika dia bergabung dengan tim (Honda), atmosfernya sangat intens, karena, pertama-tama, di tim Repsol, setidaknya saat itu, kedua pembalap seperti berada di tim yang berbeda. Anda tidak bekerja sebagai tim, Anda bekerja untuk mengetahui siapa yang terbaik,” terang Pedrosa.

“Dan kedua pembalap didukung dengan peralatan (terbaik) jadi setiap orang bisa mengeluarkan yang terbaik, tapi kami tidak pernah diminta untuk bekerja sebagai tim,” tandasnya.

Pada akhirnya, mereka saling belajar satu sama lain. Duet mereka disebut-sebut sebagai salah satu yang terkuat di MotoGP pada eranya, kendati Marquez mampu lima kali jadi juara dunia sementara Pedrosa terseok-seok.

Topik Menarik