IRGC Targetkan Benjamin Netanyahu, Iran Tembakkan Belasan Rudal ke Israel

IRGC Targetkan Benjamin Netanyahu, Iran Tembakkan Belasan Rudal ke Israel

Terkini | inews | Senin, 8 Juni 2026 - 14:18
share

TEL AVIV, iNews.id – Iran kembali melancarkan serangan rudal ke wilayah Israel pada Senin (8/6/2026) pagi. Dalam serangan terbaru tersebut, belasan rudal ditembakkan ke sejumlah target strategis Israel, termasuk area yang dikaitkan dengan kepemimpinan pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Serangan dilakukan setelah militer Israel menggempur sejumlah wilayah di Iran bagian tengah dan barat sebagai aksi balasan atas eskalasi konflik yang terus meningkat dalam beberapa hari terakhir.

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan serangan mereka menyasar Pangkalan Udara Nevatim dan Tel Nof. Teheran menyebut operasi tersebut sebagai respons atas serangan Israel terhadap beberapa fasilitas radar di tiga wilayah Iran.

Di pihak lain, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengonfirmasi telah mendeteksi peluncuran rudal dari Iran. Sirene peringatan udara langsung diaktifkan di sejumlah kota untuk meminta warga segera berlindung.

"Sistem pertahanan sedang bekerja untuk mencegat ancaman tersebut," demikian pernyataan resmi IDF.

Beberapa saat setelah serangan, puing-puing rudal dilaporkan jatuh dan berserakan di wilayah Jericho. Sementara itu, stasiun televisi Channel 12 melaporkan suara ledakan terdengar hingga Yerusalem.

Di tengah situasi yang memanas, Kepala Staf IDF Mayor Jenderal Eyal Zamir bersama para perwira senior menggelar penilaian situasi dan memimpin operasi militer Israel terhadap Iran.

"(Militer) siaga dan siap untuk melanjutkan operasi di semua sektor terhadap siapa pun yang mengancam negara Israel," ujar Zamir melalui akun media sosial X.

Ancaman terhadap Israel tidak hanya datang dari Iran. Pada waktu yang hampir bersamaan, rudal yang diluncurkan dari Yaman juga memicu sirene peringatan di kawasan Tel Aviv Raya serta sejumlah wilayah di Israel bagian tengah dan selatan.

Otoritas Israel bahkan sempat menutup sementara wilayah udaranya setelah sistem pertahanan berhasil mencegat rudal yang datang dari arah Yaman.

Ketegangan kawasan semakin meningkat setelah Iran pada Minggu (7/6/2026) malam meluncurkan gelombang serangan rudal ke Israel. Serangan tersebut disebut sebagai balasan atas operasi militer Israel di Lebanon Selatan dan Ibu Kota Beirut yang menewaskan sejumlah korban.

Topik Menarik