Truk Tangki BBM Terbakar di Tol Cisumdawu, Arus Lalin Macet Parah

Truk Tangki BBM Terbakar di Tol Cisumdawu, Arus Lalin Macet Parah

Nasional | inews | Kamis, 4 Juni 2026 - 21:18
share

SUMEDANG, iNews.id – Insiden kebakaran hebat melanda truk tangki BBM di Jalur Tol Cisumdawu (Cileunyi-Sumedang-Dawuan) Kilometer 207, tepatnya di kawasan Desa Babakan Asem, Kecamatan Conggeang, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kamis (4/6/2026). 

Peristiwa tersebut memicu kepanikan pengguna jalan dan membuat arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian mengalami kemacetan panjang. Truk tangki dengan kapasitas muatan mencapai 24.000 liter Bahan Bakar Minyak (BBM) tersebut hangus terbakar tepat di jalur contraflow yang mengarah dari Bandung menuju Cirebon.

Tim pemadam kebakaran (damkar) gabungan dari Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Majalengka langsung diterjunkan ke lokasi kejadian untuk memadamkan api.

Selama kurang lebih tiga jam, empat mobil damkar asal Sumedang dan satu damkar dari Majalengka berhasil memadamkan api yang membakar badan truk tangki bensin tersebut.

Komandan Pos Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Sumedang, Yanyan Herdiana mengungkapkan, sebelum api membesar, sopir truk tangki sebenarnya sempat melakukan tindakan penyelamatan darurat. Sang sopir berupaya memadamkan titik api awal dengan menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang tersedia di dalam kabin kemudi.

"Namun, karena material muatan merupakan bahan yang sangat mudah terbakar, kobaran api dengan sangat cepat langsung membesar ke seluruh bodi kendaraan hingga sulit dikendalikan secara mandiri oleh sopir," ujar Yanyan Herdiana.

Berdasarkan hasil penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara sementara, dugaan awal pemicu kebakaran bersumber dari adanya gesekan mekanis akibat masalah pada sistem pengereman bagian belakang truk.

Gesekan ekstrem tersebut memicu timbulnya percikan api, yang kemudian merambat cepat ke area tangki penyimpanan cairan BBM. 

Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materiil akibat ludesnya armada truk beserta muatan BBM di dalamnya ditaksir mencapai Rp3,2 miliar.

Topik Menarik