5 Kebiasaan Makan Orang Indonesia, Ini Paling Buruk

5 Kebiasaan Makan Orang Indonesia, Ini Paling Buruk

Terkini | inews | Kamis, 4 Juni 2026 - 20:07
share

JAKARTA, iNews.id – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memberikan penilaian terhadap lima kebiasaan makan yang umum dilakukan masyarakat Indonesia. Dari berbagai cara makan tersebut, pertama, makan menggunakan sendok dan garpu mendapat nilai tertinggi, sementara makan sambil menonton video di handphone memperoleh skor terendah.

Penilaian itu disampaikan Budi melalui unggahan di akun Instagram pribadinya. Dia menilai kebiasaan makan tidak hanya berkaitan dengan kenyang, tetapi juga memengaruhi kualitas kesehatan dan pola makan seseorang.

Cara makan yang mendapat nilai paling tinggi adalah menggunakan sendok dan garpu dengan skor 10 dari 10. Menurut Budi, penggunaan alat makan membuat proses makan lebih bersih dan membantu seseorang lebih fokus terhadap makanan yang dikonsumsi.

“Makan dengan sendok garpu. Karena sudah bersih, langsung pakai alatnya dan kita jadi harus konsentrasi melihat sendoknya ngambil makanan apa,” kata Budi, dikutip Kamis (4/6/2026).

Sementara itu, makan menggunakan tangan memperoleh nilai 7 dari 10. Budi mengakui cara makan tersebut terasa lebih nikmat, namun dia mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan tangan sebelum menyentuh makanan.

“Makan pakai tangan 7/10. Enak benar ya makan pakai tangan karena lekoh, tapi syaratnya harus cuci tangan yang bersih sebelum makam,” ucap dia.

Di sisi lain, Budi memberikan nilai rendah untuk kebiasaan makan terburu-buru, yakni 3 dari 10. Menurut dia, makan dengan cepat membuat proses mengunyah tidak optimal. Padahal, sejak kecil masyarakat diajarkan untuk mengunyah makanan dengan baik sebelum ditelan.

“Makan buru-buru, waktu kita SD diajarin bahwa kalau ngunyah harus 32 kali sebelum telat. Gimana coba bisa telat?,” tutur Budi.

Kebiasaan makan sambil rapat juga dinilai kurang baik dengan skor 2 dari 10. Dia menilai seseorang akan kesulitan fokus terhadap makanan karena perhatian terbagi dengan aktivitas lain yang sedang dilakukan.

“Jadi kita enggak fokus ke makannya. Kadang-kadang kita makan, kadang-kadang kita meeting,” kata dia.

Adapun kebiasaan yang mendapat nilai paling rendah adalah makan sambil menonton video di handphone dengan skor 0 dari 10. Budi menilai aktivitas tersebut bertentangan dengan konsep mindful eating atau makan dengan penuh kesadaran.

“Makan sambil nonton YouTube 0/10. Makan itu ada yang namanya mindful eating. Jadi kalau makan tuh harus konsentrasi makan. Jangan dibiasain Ibu-ibu terutama kalau anak-anaknya makan sambil suruh nonton YouTube. Harusnya kalau makan ya fokus aja kita ke proses makan tersebut,” ujarnya.

Menurut Budi, fokus saat makan menjadi salah satu kunci penting dalam membangun pola makan sehat. Karena itu, masyarakat dianjurkan menghindari berbagai distraksi saat makan agar lebih memahami kebutuhan tubuh dan menikmati makanan dengan baik.

Topik Menarik