Clara Shinta Bongkar Awal Mula Kisruh dengan Mantan Suami, Ogah Beri Nafkah?
JAKARTA, iNews.id – Selebgram Clara Shinta akhirnya mengungkap akar permasalahan yang memicu konflik berkepanjangan dengan mantan suaminya, Denny Goestaf alias DG. Menurut Clara, persoalan tersebut bermula dari kewajiban nafkah anak yang hingga kini disebut belum dipenuhi sebagaimana mestinya.
Saat ditemui di Polda Metro Jaya, Kamis (4/6/2026), Clara mengaku selama ini berusaha menjaga komunikasi terkait hak anak pasca perceraian mereka. Namun, ia merasa kecewa karena mantan suaminya dinilai lebih sering mempermasalahkan hal lain dibanding menjalankan tanggung jawab sebagai seorang ayah.
Clara menjelaskan bahwa berdasarkan putusan perceraian yang terbit pada 2022, DG memiliki kewajiban memberikan nafkah anak sebesar Rp5 juta per bulan. Akan tetapi, menurut pengakuannya, kewajiban tersebut tidak berjalan sesuai ketentuan.
"Saya ada bilang ke KPAI untuk dia ini harus melaksanakan tanggung jawabnya sebagai seorang laki-laki, sebagai seorang ayah. Nafkah Rp5 juta sebulan itu saja minimal, tapi dia tidak menyanggupi," ujar Clara.
Azril Bocah Cemong yang Viral dari Temanggung, Kini Tampil Aktif dan Ceria di Momen Hardiknas 2026
Persoalan tersebut kemudian menjadi salah satu pemicu hubungan keduanya semakin memanas. Clara menilai tanggung jawab terhadap anak seharusnya menjadi prioritas utama dan tidak bisa dikesampingkan dengan berbagai alasan.
Menurut dia, memberikan nafkah kepada anak merupakan kewajiban dasar yang harus dipenuhi orang tua setelah perceraian. Karena itu, Clara mengaku tidak habis pikir ketika persoalan tersebut justru menjadi perdebatan.
"Jangan menormalisasi laki-laki mana pun tidak menafkahi anak. Kalau kita menormalisasi hal ini, nanti akan ada laki-laki tidak bertanggung jawab lainnya yang menjadikan dia contoh," tegasnya.
Tak hanya soal nafkah, Clara juga membantah tudingan yang menyebut dirinya menghalangi hubungan antara DG dan putra mereka. Ia mengklaim telah memberikan akses pertemuan melalui mediasi yang difasilitasi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).
Bahkan, Clara menyebut beberapa agenda pertemuan justru batal karena keputusan DG sendiri. Karena itu, ia merasa narasi yang berkembang selama ini tidak sesuai dengan fakta yang terjadi.
"Dia cancel sendiri. Pihak saya enggak ada cancel. Silakan sertakan buktinya," kata Clara.
Di tengah konflik yang kini merambah ke ranah hukum, Clara berharap mantan suaminya dapat lebih fokus menjalankan kewajiban terhadap anak daripada terus memperpanjang polemik di ruang publik.
"Mendingan dia cari pekerjaan yang layak, pekerjaan tambahan, biar dia bisa menafkahi anak saya. Jadi untuk Rp5 juta itu enggak cari-cari alasan harta gono-gini," pungkasnya.
Pernyataan tersebut menambah babak baru dalam perseteruan Clara Shinta dan Denny Goestaf yang belakangan menjadi perhatian publik. Selain persoalan nafkah anak, keduanya juga terlibat saling tuding terkait berbagai isu yang kini tengah bergulir di ranah hukum.










