Amri/Nita Akui Servis Ganda China Bikin Mereka Tak Berkutik di Indonesia Open 2026

Amri/Nita Akui Servis Ganda China Bikin Mereka Tak Berkutik di Indonesia Open 2026

Olahraga | inews | Kamis, 4 Juni 2026 - 13:21
share

JAKARTA, iNews.id – Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah mengakui kalah di sektor servis dan penerimaan servis saat takluk dari pasangan China, Guo Xin Wa/Chen Fang Hui, pada babak 16 besar Indonesia Open 2026. Evaluasi tersebut menjadi sorotan utama setelah mereka tersingkir di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Amri/Nita harus mengakui keunggulan unggulan keenam asal China itu dengan skor 17-21 dan 9-21. Meski kalah dua gim langsung, pasangan Indonesia menilai pertandingan sebenarnya berjalan cukup kompetitif pada awal laga.

Amri mengungkapkan mereka sempat memulai pertandingan dengan baik. Namun sejumlah kesalahan sendiri membuat lawan semakin percaya diri dan mampu mengendalikan permainan.

"Sebenarnya game pertama sudah cukup baik, startnya sudah bagus. Tapi ada kesalahan-kesalahan yang kami buat dan itu bikin mereka percaya diri untuk menunjukkan kemampuan mereka. Akhirnya kami banyak mendapat tekanan," ujar Amri, dikutip dari keterangan resmi PBSI.

Menurut dia, tekanan yang terus diberikan pasangan China membuat permainan Amri/Nita kehilangan ritme. Kondisi tersebut berlanjut hingga awal gim kedua yang membuat mereka kesulitan mengembangkan permainan.

"Kami juga tidak bisa keluar dari tekanan. Kami buangnya jadi salah sendiri, jadi mati-mati sendiri. Itu yang bikin kami tidak percaya diri di awal game kedua," tuturnya.


Servis dan Receive Jadi Titik Lemah

Amri kemudian mengungkap sektor yang paling banyak merugikan mereka sepanjang pertandingan. Dia menilai kualitas servis dan penerimaan servis masih menjadi pekerjaan rumah besar yang harus segera diperbaiki.

"Hari ini kami banyak kalah dari service dan terima service, ini yang harus diperbaiki," katanya.

Senada dengan Amri, Nita Violina Marwah juga menyoroti permainan lawan yang dinilai cukup mengganggu. Dia merasa pasangan China mampu memainkan tempo servis dengan sangat baik sehingga membuatnya sulit menemukan kenyamanan sepanjang pertandingan.

"Variasi tempo service mereka cukup mengganggu saya. Kadang dipercepat, kadang diperlambat. Karena kadang ada yang kami baru siap, mereka sudah service," ujar Nita.

Dia menambahkan, lawan juga beberapa kali sengaja memperlambat servis ketika dirinya sudah berada dalam posisi siap. Situasi tersebut membuat fokus dan ritme permainan menjadi terganggu.

"Terus ada yang kami sudah benar siap tapi sama mereka dilamain dulu, jadi itu lumayan ganggu lah," ungkapnya.

Kekalahan ini membuat langkah Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah terhenti di babak 16 besar Indonesia Open 2026. Evaluasi pada aspek servis, receive, serta kemampuan keluar dari tekanan akan menjadi fokus pasangan Indonesia tersebut untuk menghadapi turnamen berikutnya.

Topik Menarik